Warga Jawa Landak Rayakan Lebaran Ketupat

Landak

Editor Kiwi Dibaca : 719

Warga Jawa Landak Rayakan Lebaran Ketupat
LEBARAN KETUPAT – Warga Jawa di Landak merayakan Lebaran Ketupat yang jatuh pada hari ketujuh Idul Fitri. Suarapemred/devizulkarnain
LANDAK, SP – Warga Jawa yang berdomisili di Desa Kayuara dan Desa Pongok, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak melaksanakan lebaran ketupat, Minggu (2/7).

 Menurut salah satu warga Jawa di Desa Kayuara, Jaidi, tradisi lebaran ketupat tersebut memang merupakan tradisi di Jawa.
"Kita di Kalbar sebagai penduduk pendatang dan sudah lama menetap di Kalbar, juga menjalankan tradisi lebaran ketupat tersebut," ujar Jaidi.

 Ia sendiri mengaku tidak mengetahui apa makna dari lebaran ketupat tersebut.
"Kita juga tidak tahu persis. Sebab, kita memang hanya mengikuti tradisi orang tua dari turun- temurun. Yang saya tahu, pastinya ketika lebaran ketupat warga membuat masakan ketupat beras dan lepat dari pulut. Ada juga acara ritual pembacaan doa di Masjid dan Surau. Kemudian, ketupat dan lepat itu dimakan bersama keluarga dan tamu-tamu lainnya," jelasnya.

Ia menambahkan, jika pada lebaran hari pertama dan kedua cukup disajikan kue dan makan nasi saja. "Nah, di hari ke tujuh lebaran ini baru makan ketupat. Cara penyajiannyapun tergantung yang masak, ada pakai sayur, sambal kecap, sate, dan kauk pauk lainnya," terang Jaidi.

Sementara Ketua Paguyuban Jawa Landak, Purbono Hadi mengharapkan supaya tradisi lebaran ketupat bisa dipertahankan kelestariannya oleh masyarakat Jawa di Landak. "Lebaran ketupat ini merupakan tradisi unik. Ini merupakan lebaran khusus ketupat yang dirayakan oleh masyarakat Jawa. Paling tidak lebaran ini untuk mengobati rasa rindu berkumpul bersama keluarga guna menjalin silaturahmi," katanya. (dvi/bah)  

Komentar