Ferdinan Tuding Sekolah Caplok Tanahnya

Landak

Editor Kiwi Dibaca : 839

Ferdinan Tuding Sekolah Caplok Tanahnya
PINTU GERBANG – Pintu gerbang Yayasan Persekolahan Kristen Makedonia (MIKA) Ngabang. Sekolah itu dituding mencaplok tanah warga. Warga itupun berencana akan menutup akses jalan sekolah itu.
LANDAK, SP - Yayasan Persekolahan Kristen Makedonia (MIKA) Ngabang dituding mencaplok lahan milik warga. Pemilik tanah, Ferdinan Tolla berkeberatan karena tanahnya diambil MIKA. Dia pun mengirim surat kepada Yayasan MIKA Ngabang tertanggal 1 Agustus 2017. Surat itu ditembuskan juga kepada Bupati Landak, Kapolres Landak, Ketua DPRD Landak, Kepala Kantor Pertanahan Landak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Landak, Kapolsek Ngabang, Camat Ngabang, Kades Amboyo Inti, Kadus Jamai dan pasirah adat Dusun Jamai.

Menurut Ferdinan, berdasarkan sertifikat hak milik yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Landak bernomor 2613 tahun 1998, tanah yang dipermasalahkan tersebut atas nama dirinya. "Kemudian, berdasarkan hasil pengukuran bersama antara saya dan perwakilan Yayasan MIKA pada 20 Juli 2017 lalu, ditemukan bahwa pagar persekolahan dan jalan masuk yang dibangun serta dipergunakan persekolahan tersebut telah melampaui batas tanah seluas 1.050 meter persegi, " ujar Ferdinan di Ngabang, Selasa (2/8).

Ferdinan mengaku, tidak pernah melakukan perjanjian jual beli atau perjanjian tertulis apapun dengan pihak yayasan. "Sejak tahun 2005 sampai sekarang atau kurang lebih 12 tahun, pihak yayasan telah menggunakan tanah tersebut," kata Ferdinan.

Ditambahkan bahwa pihak yayasan juga sudah membangun pagar dan membuat akses jalan masuk persekolahan. "Pihak yayasan tidak ada izin dengan saya selaku pemilik tanah dan tidak pernah membayar uang ganti rugi atau sewa tanah atau tukar guling dengan tanah lain, " ungkap Ferdinan kesal.

Ferdinan pun berencana akan mengambil hak atas tanah yang telah dipakai yayasan tersebut. Direncanakan pada 8 Agustus ini pihaknya akan menutup jalan masuk tersebut. Sebab, jalan sebenarnya yang telah disediakan oleh Pemkab Landak dan telah disahkan oleh DPRD Kabupaten Landak melalui jalan Dusun Jamai Plasma V atau jalan MIKA yang lama. “Saya pun sudah memberitahukan rencana penutupan akses jalan tersebut kepada pihak yayasan yang juga saya tembuskan kepada Bupati Landak dan pihak terkait lainnya," pungkas Ferdinan. (noi/bah)

Komentar