Senin, 23 September 2019


Karolin Rela Basah-basahan

Editor:

Tajil Atifin

    |     Pembaca: 860
Karolin Rela Basah-basahan

TERJANG BAJIR - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menerjang banjir saat meninjau Puskesmas Meranti yang terendam banjir, Selasa (5/9). Meskipun terendam banjir, Puskesmas itu masih memberikan pelayanan kepada masyarakat.

LANDAK, SP - Hujan deras dengan intensitas tinggi di Kabupaten Landak membuat sejumlah daerah terendam banjir. Daerah tersebut seperti di Desa Rasan Kecamatan Ngabang, Desa Bagak Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Meranti.   

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa pun langsung meninjau banjir di Kecamatan Meranti, Selasa (5/9).   Karolin didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Landak, Vinsensius, Camat Meranti dan rombongan lainnya.    Di Kecamatan Meranti, ada empat desa dengan sejumlah dusun yang terkena banjir. Dusun itu antra lain Meranti Hilir, Meranti Hulu, Jelayan, Pelanjau dan Seladan.  

Kemudian di Desa Selange meliputi Dusun Jentaan, Dusun Tebedak, Dusun Tanjung dan Dusun Ompeng. Di Desa Ampadi hanya terjadi di Dusun Sembatu. Demikian juga di  Desa Tahu hanya terjadi di Dusun Tahu sendiri. Ada sekitar 41 KK dengan 195 jiwa yang menjadi korban banjir di kecamatan itu.  

Untuk sementara korban banjir di Kecamatan Meranti mengungsi di Dusun Sembatu, Dusun Seladan dan Dusun Pelanjau.  

Banjir di Kecamatan Meranti inipun merendam fasilitas umum seperti Puskesmas Meranti. Namun demikian, Puskesmas tersebut tetap memberikan pelayanan meskipun dalam keadaan banjir.   Mereka juga sudah menyiapkan rencana evakuasi terhadap korban banjir, termasuk menyiapkan perahu karet yang standby. Jika genangan banjir bertambah tinggi dan pasien perlu dievakuasi, pihak Puskesmas akan segera melakukan evakuasi yang berkoordinasi dengan pihak kecamatan, BPBD dan TNI/Polri.  

Untuk kerugian akibat banjir tersebut, masih dalam proses pendataan dan penghitungan.   "Kami sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa masyarakat kita ini. Mudah-mudahan tidak bertambah tinggi airnya," ujar Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.   

Hingga kemarin sore genangan banjir di Kecamatan Meranti mulai surut. Namun jika hujan turun pada malam hari, diprediksikan genangan air kembali meninggi. (dvi/bah)