Minggu, 22 September 2019


Tegangan Menyala, Pekerja Tewas Kesetrum

Editor:

Tajil Atifin

    |     Pembaca: 1122
Tegangan Menyala, Pekerja Tewas Kesetrum

EVAKUASI - Jasad Riki ketika dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Landak, Kamis (21/9). Riki tewas kesetrum saat memperbaiki kabel JTR di Pasar Laut Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang.

LANDAK, SP - PT PLN (Persero) Rayon Ngabang mengklaim jika meninggalnya pekerja PLN di Ngabang, Riki Saputra (21) murni kecelakaan kerja.  

Riki meninggal saat memperbaiki kabel JTR di kawasan Pasar Laut Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang, Kamis (21/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Ia sempat mendapat pertolongan di RSUD Landak. Namun nyawa warga Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya itu tidak tertolong. Jenazahnyapun langsung dibawa pulang ke rumahnya di Sungai Kakap.  

Menurut Manager PT PLN (Persero) Rayon Ngabang, Kristianus, saat kejadian dirinya tidak berada di Ngabang.   "Saat kejadian, saya memang tidak ada di Ngabang," aku Kristianus di kantornya, Jumat (22/9).  

Dikatakan, korban bersama rekan-rekannya sedang melaksanakan kegiatan emergency yang harus segera dikerjakan.  

"Dua hari sebelumnya, kami ada melihat kabel JTR ditabrak sama truk. Akibat ditabrak, kabel JTR yang ditabrak itu tertarik dan jatuh ke tanah. Akhirnya, listrik di kawasan tersebut padam," ceritanya.   

Info yang sudah ia terima dari SPV PT PLN Ngabang menyebutkan jika semua tegangan sudah dimatikan. Namun memang ada satu arah yang tidak dipadamkan yakni pada bagian atas tiang listrik yang sedang dikerjakan oleh korban.  

"Korbanpun sudah kita ingatkan. Sebenarnya pekerjaan di sekitar TKP sudah selesai. Pekerja lainnya sudah pada turun ke bawah. Sedangkan korban masih berada di atas. Entah bagaimana kejadiannya sehingga korban kesetrum. Korban sempat pingsan di atas dan dalam posisi tergantung di atas. Setelah kejadian, korbanpun langsung diturunkan dan dievakuasi ke RSUD Landak," katanya.   

Dijelaskan, korban sendiri bukan petugas teknik PLN Ngabang. Korban merupakan tenaga instalatir dari CV Mekar di Pontianak.   "CV tersebut memang sebagai mitra kerja kita. Mereka kita panggil untuk membantu perbaiki kabel JTR," jelasnya. (dvi/bah)