Desa Hilir Kantor Buat Zona Wilayah Pembangunan

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 462

Desa Hilir Kantor Buat Zona Wilayah Pembangunan
Ilustrasi. Net
NGABANG, SP - Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang terus melakukan pembangunan. Tidak hanya fisik, manusia yang ada di desa itu pun juga ikut dibangun oleh pemerintah desa setempat. 

Pembangunan manusia yang dilakukan itu seperti, bidang pendidikan, bidang perekonomian dan bidang lainnya.

Kepala Desa (Kades) Hilir Kantor, Yohanes mengatakan, pembangunan yang ada di Desa Hilir Kantor memang tidak terlepas dari peran serta masyarakat. 

"Masyarakat sudah mengambil bagian dalam bidang pembangunan yang ada. Masyarakat berpartisipasi, swadaya dan bergotong royong membangun desa ini," ujar Yohanes, di kantornya, Kamis (7/12).

Diakui Yohanes, dukungan masyarakat itu sudah terbukti dengan merespons dibentuknya kampung belajar di Kampung Tanjung Dusun Hilir Kantor. 

"Di situ ada keterlibatan masyarakat. Tanpa masyarakat, kita tidak bisa berbuat banyak. Intinya, pembangunan itu akan kembali lagi kepada masyarakat," katanya.
Selain itu, Desa Hilir Kantor juga sudah melakukan pemetaan wilayah sesuai dengan potensi yang dimiliki masyarakat setempat. 

Selain di Kampung Tanjung yang ditetapkan sebagai kampung belajar dan wisata memancing, ada juga wilayah pasar baru dan pasar jati yang ditetapkan sebagai wilayah perekonomian. Dusun Maniamas dan Tungkul I yakni sebagai wilayah pendidikan dan kesenian. Dusun Tungkul merupakan wilayah ekonomi kreatif. Sedangkan Dusun Ria Sinir dan Dusun Dara Itam merupakan wilayah tertib lalulintas dan budaya.

Diterangkan Yohanes, pemetaan wilayah itu nantinya tidak terlepas dari BUMDes Hilir Kantor. Hal ini pun ditambah lagi dengan pengelolaan sampah yang akan dilakukan BUMDes. Melalui BUMDes inilah nantinya ada pemasukan desa. Desa tidak mengharapkan pendapatan lebih. Desa mengutamakan kesejahteraan masyarakat setempat. 

“Masyarakat pun harus merasakan manfaat dari BUMDes itu sendiri, baik bagi masyarakat setempat maupun masyarakat luas di Landak," ungkap Yohanes. (dvi/ang)