Karolin Ingatkan ASN Tebar Kedamaian

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 399

Karolin Ingatkan ASN Tebar Kedamaian
UPACARA - Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 72 Kemenag RI ditandai dengan upacara bendera di halaman Kantor Kemenag Landak, kemarin. Bertindak selaku pembina upacara, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. (SP/Devi)

Peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag ke 72 


Bupati Landak, Karolin Margret Natasa 
"Sebab, salah satu pemicu dan persoalan di internal kita dimulai dari media sosial. Oleh karena itu, mari kita bijaksana dan kita tebarkan kedamaian melalui media sosial. Jangan sampai kita terpancing. Apalagi ASN mengangkat sumpah untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI."

LANDAK, SP – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Landak supaya bijaksana dalam menggunakan media sosial. 

"Sebab, salah satu pemicu dan persoalan di internal kita dimulai dari media sosial. Oleh karena itu, mari kita bijaksana dan kita tebarkan kedamaian melalui media sosial. Jangan sampai kita terpancing. Apalagi ASN mengangkat sumpah untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI," tegas Karolin.

Penegasan itu disampaikannya saat peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke 72 Tahun 2018 di lingkungan Kantor Kemenag Landak, yang ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Landak, Rabu (3/1). 

Bertindak selaku pembina upacara, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Pada kesempatan itu, Karolin membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. 

Hadir dalam upacara itu, Kepala Kantor Kemenag Landak, Natsir, Kassubag TU Kantor Kemenag Landak, Hasib Arista, sejumlah Kasi dan staf di lingkungan Kantor Kemenag Landak, para Kepala KUA se Landak, para penyuluh agama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 

Usai upacara dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Adapun tema yang diambil dalam peringatan HAB tahun 2018 ini yaitu Tebarkan Kedamaian dengan Bersih Melayani.

Karolin juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Kemenag RI sudah berusia 72 tahun. 

"Begitu Negara Indonesia berdiri, yang dibentuk pertama kali di Indonesia salah satunya yakni instansi yang menangani masalah agama. Sejarah terbentuknya Indonesia tidak bisa terpisahkan dari kehidupan religius,” kata Karolin. 

Kehidupan religius itu terdiri dari agama-agama yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, Karolin mengingatkan jajaran Kemenag untuk bertugas sebagai pengawal keberagaman di Indonesia. 

“Menjadi pembimbing dan pembina umat beragama serta membawa kedamaian," ujar Karolin.

Karolin juga mengingatkan, meskipun Kemenag di kabupaten/kota merupakan wewenang pemerintah pusat, namun Kemenag di daerah tentunya terikat dengan situasi birokrat khususnya di Landak. 

"Sama dengan Kemenag, kita juga menginginkan adanya reformasi birokrasi yang bersih. Diingatkan juga tadi oleh Menteri Agama supaya para ASN di lingkungan Kemenag bisa mengabdi dengan semangat pengabdian kepada masyarakat," kata Karolin.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Landak, Natsir berharap para ASN, khususnya di lingkungan Kantor Kemenag Landak, harus menjaga rasa persatuan dan kesatuan. 

"Seperti yang dikatakan Pak Menteri Agama tadi, hal tersebut sudah menjadi komitmen kita yang harus kita jaga," ujar Natsir.

Kemenag Landak juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap meningkatkan kualitas keberagamaannya. 

"Kita harus bertakwa kepada Tuhan dengan mempelajari ajaran agamanya serta menjalankan agama dengan sebaik-baiknya," harapnya. (dvi/bah)