Desa Diminta Dirikan BUMDes

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 356

Desa Diminta Dirikan BUMDes
DAUR ULANG SAMPAH – Warga tengah mengumpulkan sampah untuk didaur ulang. Di Landak, Desa Hilir Kantor, pemerintah desanya akan mengelola sampah di bawah naungan BUMDes. (Antara Foto)

Upaya Optimalisasi Pembangunan Desa


Kepala DSPMPD Kabupaten Landak, Andi Ali
"BUMDes bisa mendorong ekonomi lokal melalui penguasaan teknologi dan berbagai pendekatan modern untuk mempercepat pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat."

LANDAK, SP - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DSPMPD) Kabupaten Landak, Andi Ali mengharapkan semua desa se Landak sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebab, keberadaan BUMDes sangat besar manfaatnya bagi pembangunan desa. 

Andi Ali mengatakan bahwa upaya pembentukan BUMDes tersebut untuk mendorong optimalisasi pembangunan desa melalui Dana Desa (DD). 

"Program ini lahir karena banyak desa dianggap belum memiliki kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama kemampuan aparatur desa dan masih lemah dalam tata kelola desa," ujar Andi Ali, baru-baru ini. 

Dikatakan, program tersebut bakal menerjunkan tenaga pendamping. Pendamping ini nantinya akan membantu aparat desa dan warga desa untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan desa. 

"Dalam membangun desa, keberadaan BUMDes juga butuh dukungan dari beberapa pihak, termasuk elemen organisasi kemasyarakatan. Oleh karena itu, libatkan masyarakat dalam pembangunan desa,” harapnya.

Andi Ali juga berharap, dengan adanya BUMDes, desa bisa kreatif dan inovatif. 

"BUMDes bisa mendorong ekonomi lokal melalui penguasaan teknologi dan berbagai pendekatan modern untuk mempercepat pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya. 

Ia mengakui, saat ini memang ada beberapa desa di Landak yang sudah mengajukan untuk pendirian BUMDes. 

"Di antara desa yang sudah mengajukan pendirian BUMDes seperti Desa Hilir Kantor dan Desa Kayu Ara yang telah memiliki beberapa BUMDes. Juga, di Desa Senakin yang BUMDesnya sudah berjalan. Mudah-mudahan tahun ini akan banyak lagi desa yang mendirikan BUMDes," ucapnya optimis. 

Ia menambahkan, setelah BUMDes bisa berjalan sendiri, para pendamping akan melepas desa untuk menjalankan usaha BUMDes sendiri. 

"Setelah itu, pihak BUMDes dapat menghubungi instansi terkait di Pemkab Landak untuk bekerjasama dalam hal pengembangan usaha yang ada di BUMDes," katanya.

Kepala Desa (Kades) Hilir Kantor Kecamatan Ngabang, Yohanes mengatakan, pihaknya sudah meluncurkan kampung kreatif masyarakat berdasarkan potensi masing-masing. 

"Kampung kreatif itu seperti wisata memancing dan kampung belajar yang ada di Kampung Tanjung, Dusun Hilir Kantor dan kampung ekonomi kreatif di Dusun Tungkul. Direncanakan pada tahun 2018 ini ada lima kampung kreatif lagi yang akan kita launching," ujar Yohanes.

Desa Hilir Kantor juga akan melakukan pengelolaan sampah di bawah naungan BUMDes Hilir Kantor.

RT Dukung BUMDes


Satu di antara Ketua RT Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Buana Ismail menyambut baik adanya pembentukan BUMDes Hilir Kantor. 

"Saya sebagai Ketua RT menyambut baik program dari Pemerintah Desa Hilir Kantor yang sudah membentuk BUMDes, " ujarnya. 

Menurutnya, BUMDes itu nantinya akan menaungi sejumlah kampung kreatif yang ada di desa tersebut. Apalagi di wilayah RT yang ia pimpin sudah dibentuk kampung ekonomi kreatif. 

"Saya juga sudah menyosialisasikan sejumlah program kerja dari Desa Hilir Kantor kepada masyarakat, termasuklah pendirian BUMDes tersebut, " akunya. (dvi/bah)