Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoax

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 330

Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoax
BALIHO WASPADA HOAX - Kapolsek Sengah Temila, Iptu Sujiyanto menunjukkan baliho imbauan waspada hoax di depan Mapolsek Sengah Temila, kemarin. Jelang Pilgub Kalbar 2018 ini, masyarakat diminta tidak terprovokasi berita hoax. (SP/Devi)

Kandidat Diimbau Tak Gunakan Tempat Ibadah buat Kampanye


Masyarakat Kabupaten Landak diminta tidak mudah terpancing berita hoax yang tersebar melalui media sosial (medsos) menjelang pelaksanaan Pilgub Kalbar 2018 ini. Polisi terus memberikan imbauan itu kepada masyarakat.

SP - Hal ini disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Landak, Hasib Arista.

"Jajaran Polres Landak sudah berkoordinasi dengan kita untuk mengajak masyarakat supaya tidak mudah percaya dengan berita hoax. Apalagi kalau berita hoax itu mengatasnamakan SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan)," ujar Hasib di Ngabang, Kamis (8/3).

Hasil koordinasi itupun sudah ditindaklanjut oleh Kantor Kemenag Landak dengan meminta para tokoh agama di Landak untuk mengimbau masyarakat supaya tidak mudah terprovokasi berita hoax berbau SARA.

"Selain itu, menjelang Pilgub Kalbar ini, kami mengimbau para kandidat tidak menggunakan rumah ibadah sebagai sarana tempat kampanye. Tokoh agama harus menghindari hal tersebut," pintanya.

Sementara itu di lingkungan Kantor Kemenag, Hasib menegaskan para ASN di lingkungan Kemenag supaya bersikap netral dalam pelaksanaan Pilgub Kalbar itu.

"Kita dilarang untuk ikut-ikutan kampanye. Melakukan like terhadap kandidat di medsos saja tidak boleh. Itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Agama," tegasnya.

Hasib berharap, Polri bisa memberikan hukuman para pelaku penyebar berita hoax di medsos.

"Saya mengapresiasi Polri yang sudah melakukan penangkapan terhadap para pelaku penyebar berita hoax. Pihak kepolisian juga bisa melakukan pengawasan terhadap penggunaan medsos," katanya.

Terpisah, Kapolres Landak, AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kapolsek Sengah Temila, Iptu Sujiyanto mengimbau kepada masyarakat Landak, khususnya Kecamatan Sengah Temila, supaya tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA dan berita hoax.

"Masyarakat harus mengecek kebenaran dari suatu berita. Jangan mudah cepat percaya dan pada akhirnya terprovokasi dengan berita itu. Apalagi kita mau melaksanakan Pilgub Kalbar. Oleh karena itu hindari konflik di antara masyarakat, walaupun pilihan berbeda," pintanya.

Ia menegaskan, hingga saat ini situasi kamtibmas di Kecamatan Sengah Temila menjelang Pilgub Kalbar masih aman terkendali.

"Oleh karena itu saya berharap supaya kondisi kamtibmas yang masih aman terkendali itu terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujarnya. (devi zulkarnain/bah)