Polsek Meranti Ingatkan Bahaya Narkoba kepada Pelajar

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 461

Polsek Meranti Ingatkan Bahaya Narkoba kepada Pelajar
Ilustrasi. (Net)
NGABANG, SP - Polsek Meranti, Landak, memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada sebanyak 81 peserta didik baru di SMA Negeri 1 Meranti dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (10/7).

Kegiatan tersebut dibuka Kapolsek Meranti Ipda Asep Tabroni. Sedangkan sebagai narasumber, personel Polsek Meranti Bripka Ryan Sukma Putra dan Bhabinkamtibmas Desa Meranti Brigpol Abadi Susanto.

Sesi pertama dilakukan penyuluhan imbauan tata tertib berlalulintas oleh Bhabinkamtibmas Meranti. Kemudian dilanjutkan dengan Bripka Ryan Sukma Putra yang menyampaikan penyuluhan pada sesi kedua. 

Ia memberikan penyuluhan seputar bahaya Narkoba serta ciri-ciri pengguna narkoba dan efek negatif dari penggunaan narkoba. Bripka Ryan juga menyampaikan sanksi-sanksi terhadap pengedar dan pengguna narkoba itu sendiri.

“Kita juga sampaikan kepada mereka sanksi hukum dan hak-hak yang diterima kepada pengguna narkoba yang ingin sembuh. Hak itu seperti hak untuk direhabilitasi,” ujar Ryan.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Meranti berharap kepada peserta didik baru untuk dapat memahami bahaya yang ditimbulkan dari narkoba dan tidak menjadi pengguna barang haram tersebut.

"Semoga dari apa yang disampaikan pada kegiatan penyuluhan ini bisa bermanfaat bagi para pelajar, sehingga para pelajar ini bisa mematuhi peraturan lalu lintas dan bahaya narkoba," harapnya.

Penyuluhan yang sama juga dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pahauman Polsek Sengah Temila, Brigpol Deswi Candra pada kegiatan MPLS di SMP Santo Benediktus Pahauman. Penyuluhan itu sendiri diikuti 57 peserta didik baru. Penyuluhan yang dilakukan itu berdasarkan perintah Kapolsek Sengah Temila Iptu Sujiyanto.

Pada penyuluhannya, Brigpol Deswi Candra menjelaskan seputar bahaya narkoba dan sanksi hukumannya. "Saya berharap kepada para pelajar sebagai calon penerus bangsa agar jangan sekali-kali mencoba dengan namanya narkoba. Sebab, akibatnya akan fatal. Selain merusak syaraf otak, sanksi hukumnya juga berat. Oleh karena itu, saya ingatkan para pelajar supaya berhati-hati dalam memilih teman," ingatnya. (dvi/ang)