Karolin Libatkan Pihak Swasta dalam Membangun Landak

Landak

Editor Admin Dibaca : 193

Karolin Libatkan Pihak Swasta dalam Membangun Landak
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa
NGABANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak terus meningkatkan pembangunan di kabupaten tersebut, baik di desa maupun di kecamatan guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarak.

Hal itupun sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati yakni visi terwujudnya Kabupaten Landak mandiri, maju dan sejahtera. Sedangkan salah satu misinya yakni, mewujudkan pembangunan infrastruktur untuk pemerataan dan kesejahteraan.

Dalam membangun infrastruktur di Landak, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bekerja sama dengan pihak perusahaan yang berada di kabupaten tersebut. Kerja sama itu diwujudkan dengan dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari perusahaan untuk melakukan pembangunan. Salah satunya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di desa.

“Saya mengajak pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Landak untuk menggunakan dana CSR mereka guna membantu masyarakat membangun jalan dan jembatan yang ada di desa," kata Karolin, Minggu (3/2).

Sebab, dengan terbukanya akses infrastruktur ini, tentunya dapat membuka keitersolasian suatu daerah dan masyaratkatnya bisa berkembang dalam berbagai bidang.

Diakui Karolin, ada sejumlah perusahaan di Landak yang sudah memulai kerja sama dengan Pemkab Landak melalui CSR. 

"Saya berharap kerja sama ini dapat terus berjalan untuk membuka akses di Kabupaten Landak ,” harapnya. 

Sementara itu, manager kebun salah satu perusahaan di Landak, Heronimus Robert mengakui jika perusahaannya sudah melakukan kerjasama CSR dengan Pemkab Landak. 

"Pembangunan yang sudah dilakukan perusahaan kami di Kecamatan Meranti meliputi, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di Desa Meranti, Desa Sejagan dan Desa Tahu, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak," jelasnya. 

Dia mengatakan, hal itu merupakan permintaan Bupati Landak yang sangat peduli dengan masyarakat di Kecamatan Meranti. Masyarakat memang memerlukan askes jalan dan jembatan untuk membuka keitersolasian di desa. 

Mereka membangun jalan sepanjangan 17 kilometer, perbaikan 13 jembatan kecil dengan gorong-gorong baja dan satu jembatan besar dengan kualitas yang bagus. 

"Ini murni dari dana perusahaan kami sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat setempat dan bentuk kerjasama kami dengan pihak Pemkab Landak,” terang Robert. (dvi)