Rabu, 16 Oktober 2019


Pemkab Gelontorkan 1 Milyar Untuk Naik Dango

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 141
Pemkab Gelontorkan 1 Milyar Untuk Naik Dango

NAIK DANGO- Bupati Landak, Karolin Margret Natasha dalam promo acara adat Naik Dango ke-XXXIV. Sebagai tuan rumah Pemkab Landak mengelontorkan hingga Rp.1 Milyar untuk menyukseskan acara ini. Ist

NGABANG, SP- Gelaran upacara adat Naik Dango secara resmi di buka oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) di kompleks kampung budaya Radakng Aya' GOR Patih Gumantar Ngabang, Sabtu (27/4).

Ketua panitia pelaksana Naik Dango ke XXXIV tahun 2019 di Kabupaten Landak, Alpius mengatakan, tema dari kegiatan adat budaya Naik Dango tersebut yakni pelestarian budaya daerah untuk memperkuat jati diri bangsa dan budaya nusantara. 

"Kegiatan Naik Dango ini merupakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat hasil panen padi petani yang melimpah," ujar Alpius saat pembukaan secara resmi upacara adat Naik Dango ke-XXXIV tahun 2019 di kompleks kampung budaya Radakng Aya' GOR Patih Gumantar Ngabang, Sabtu (27/4). 

Menurutnya, kegiatan Naik Dango tahun 2019 itu diikuti sebanyak 27 kontingen dari Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya.

"Ada 21 kecamatan yang mengikuti kegiatan ini. Sedangkan jumlah peserta sebanyak 2.378 orang yang akan mengikuti berbagai kegiatan dalam Naik Dango ini. Selain itu, ada juga kontingen dari Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai peninjau. Ada juga tamu dari Dayak Malaysia yang juga sebagai peninjau, " terangnya. 

Alpius mengakui, kegiatan Naik Dango itupun tidak terlepas dari dukungan pendanaan dari hibah APBD Landak tahun 2019 sebesar 1 miliar rupiah. 

"Terimakasih kami ucapkan setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati Landak yang sudah menyiapkan anggaran demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Selain itu ada juga sumber dana dari para donatur yang tidak mengikat, " ucap Kepala Disbun Landak ini. 

Dia menjelaskan, sejumlah kegiatan juga digelar dalam kegiatan Naik Dango tersebut. Diantara kegiatan tersebut yakni, stand pameran, seminar budaya adat, Bahaupm, upacara pembukaan, prosesi adat Naik Dango dan pagelaran seni budaya tradisional Dayak. 

"Pagelaran seni budaya itu diantaranya, pawai budaya, tari tradisional Kajubata, tari Dayak kreasi, melukis, memahat, Ngaraut Pabayo, Basolekng, pemilihan bujakng Tarigas man dara edo', olahraga dan permainan rakyat serta lain sebagainya. Rangkaian kegiatan Naik Dango itupun sudah berlangsung sejak tanggal 25 April lalu hingga 28 April, " jelasnya. (dvi/nak)