UPTD Landak Gelar Sosialisasi

Landak

Editor elgiants Dibaca : 38

UPTD Landak Gelar Sosialisasi
UPTD LANDAK- Kegiatan sosialisasi pelabelan mitra dengan mitra PT. Pertani di Kantor UPTD BBPT Desa Senakin. Pemkab Landak menjamin kualitas benih untuk petani. Ist
NGABANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak melalui  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP) Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Landak menggelar kegiatan sosialisasi pelabelan mitra dengan Mitra PT. Pertani di Kantor UPTD BBPT Desa Senakin Kecamatan Sengah Temila, Rabu (8/4).

Sosialisasi itu membahas mengenai pembenihan padi. Sosialisasi itu sendiri dibuka Kepala UPTD BBTP Senakin, Rusdi. Hadir dalam sosialisasi itu, pengawas benih tanaman pangan dan seluruh petani penangkar benih padi binaan UPTD BBTP.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menegaskan, Pemkab Landak menjamin kualitas bibit padi yang baik dan layak ditanam oleh petani.

"Kita bisa jamin bahwa bibit benih padi yang tersedia sudah baik dan layak tanam, karena sudah mendapat lisensi dari dinas terkait," ujar Karolin.

Sementara itu dalam arahanya, Kepala UPTD BBTP Senakin, Rusdi berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi itu akan terjalin komunikasi yang baik serta kesepakatan antara petani dan Pemerintah Daerah dalam hal penyediaan benih padi.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan kesempatan bagi para petani penangkar benih padi untuk memulai dan meningkatkan usahanya dalam bidang pertanian yang menghasilkan profit secara berkelanjutan serta penyediaan benih padi  untuk Pemerintah Daerah," jelas Rusdi.

Rusdi meminta pengawas benih tanaman dapat menjamin kualitas benih yang disalurkan kepada petani adalah benih yang berkulitas baik.

"Kualitas benih di tingkat penangkar sangat menentukan produktivitas pertanian di daerah. Oleh karena itu, pengawas benih tanaman pangan selaku instansi teknis pengawasan dan sertifikasi benih harus menjaga kualitas benih yang disalurkan kepada petani," pintanya. 

Sementara itu, pengawas benih tanaman pangan, Lewin mengungkapkan, jika petani  penangkar benih padi binaan UPTD BBTP ingin bermitra dengan PT.Pertani, maka petani penangkar benih padi harus menanam jenis padi yang sudah tertera di E-katalog Benih. Saat ini ada 25 jenis varietas padi inbrida yang masuk di E-Katalog.

"Varietas padi inbrida yang masuk dalam E-katalog ada 26 varietas padi yakni, Cibogo, Ciherang, Cimalaya Muncul, Mikongga, Way Apo Moro, PP, Sintanur, Inpari 30, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 42, Inpari 43, Situ Bagendit, Inpago 5, Inpago 7, Inpago 8, Inpago 10, Inpara 1, Inpara 2, Inpara 3, Inpara 4, Inpara 5, Inpara 6, Inpara 7, Inpara 8 dan Inpara 9," jelas Lewin.

Dalam sistem E-katalog itu, sebelum tanam padi, penangkar benih dilaksanakan terlebih dahulu kontrak dengan PT. Pertani. (dvi/nak)
Penangkar Diminta Satu Kontrak Dengan Poktan

Petani penangkar benih Mitra PT. Pertani, Edianto menegaskan kepada seluruh penangkar benih padi di Kabupaten Landak agar satu kontrak dengan kelompok tani (Poktan) penangkar benih yang telah mendapat lesensi dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak.

"Seluruh penangkar benih padi yang ada di Kabupaten Landak harus satu kontrak dengan kelompok tani penangkar benih yang saya pimpin,” ujar Edianto saat kegiatan sosialisasi pelabelan mitra dengan Mitra PT. Pertani di Kantor UPTD BBPT Desa Senakin Kecamatan Sengah Temila, Rabu (8/4).

Bukan tanpa alasan, Edianto menilai kelompok penangkar benih yang berada dibawah kepemimpinannya adalah penangkar yang sudah medapatkan lisensi dari Dinas Pertanian sehingga secara kualitas benih yang dihasilkan sangat terjamin.

“Hal ini dikarenakan kelompok penangkar benih kami ini sudah dapat lisensi dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak," jelas Edianto. (dvi/nak)