Selasa, 17 September 2019


Pemkab Sidak di Kota Ngabang

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 89
Pemkab Sidak di Kota Ngabang

SIDAK - Tim gabungan dari Pemkab Landak menggelar sidak pasar untuk memantau kenaikan harga barang dan kadaluarsa produk, termasuk stok barang. Sidak yang dilakukan itu dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M. Ist

NGABANG, SP - Jelang hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak menggelar infeksi mendadak (Sidak) pasar disekitar pusat kota Ngabang, Jumat (17/5). Sidak yang dilakukan itu bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga barang dan untuk meminimalisir peredaran barang tidak layak jual (kadarluwarsa) di pasar Ngabang. 

Sebelum digelarnya sidak pasar itu, tim yang berjumlah 100 orang terlebih dahulu menerima pengarahan dari Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Energi SDM Setda Landak, Silvanus Sudiyanto.

Dalam arahannya, Silvanus mengatakan, tujuan dari sidak pasar itu untuk memantau harga sembako dipasar, memeriksa kelayakan barang edar di sejumlah pasar Ngabang serta ketersediaan stok sembako menjelang lebaran.

“Sebentar lagi saudara-saudara kita akan merayakan Idul Fitri. Nah, untuk menghindari kekeliruan dalam pembelian bahan sembako, maka kita akan mengadakan sidak pasar dengan tujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga dan peredaran barang tidak layak jual,” jelas Silvanus.

Silvanus juga menambahkan, selain kedua hal tersebut, juga ada beberapa hal yang perlu ditekankan. Hal paling penting yakni untuk melindungi masyarakat terhadap barang yang dikonsumsi.

“Sidak ini juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya mengkonsumsi barang yang sudah kadaluwarsa. Jika sudah dikonsumsi, maka akan mengakibatkan keracunan serta dapat berakibat pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” tegas Silvanus.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengungkapkan, dengan digelarnya Sidak itu, selain bertujuan mengecek harga barang, juga untuk mengecek ketersedian barang yang dijual.

"Kita harus mengecek langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat, apakah tersedia atau tidak. Selain itu, mengecek harganya apakah sesuai atau tidak. Maklum, karena biasanya menjelang hari raya harga barang cendrung naik," ujar Karolin.

Selain itu menurut Karolin, hal yang paling penting adalah melihat masa kadaluarsa barang yang dijual oleh pedagang. Jika ada barang atau makanan kadaluarsa yang masih dijual pedagang, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan.

"Hal paling penting kita juga mengecek masa kadaluarsa barang dan makanan yang dijual, apakah sudah lewat masa berlaku atau belum. Jika ada barang kadaluarsa, maka akan segera kita tarik dari peredaran sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Karolin.

Kegiatan yang digelar oleh Bagian Perekonomian dan Energi SDM Setda Landak itupun melibatkan sejumlah OPD lainnya. OPD tersebut seperti Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Landak, Dinas Kesehatan Landak dan Satpol-PP Landak serta dibantu tim dari Polres Landak. (dvi/nak)

Minta Pedagang Ditindak Tegas

Salah satu masyarakat di Kabupaten Landak, Fransiskus Asang menyambut baik digelarnya kegiatan sidak pasar oleh Pemkab Landak dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri. 

"Sidak inipun sudah beberapa kali dilakukan Pemkab Landak, terutama jelang hari raya keagamaan. Sidak yang dilakukan itu untuk memantau stok barang, harga barang sampai kepada masa kadaluarsa barang. Kami sebagai masyarakat konsumen sangat mendukung langkah yang diambil Pemkab Landak," ujar Asang. 

Dia juga mendukung Pemkab Landak untuk memberikan sanksi kepada pedagang yang kedapatan menjual produk kadaluarsa, terutama produk makanan dan minuman. 

"Sudah betul jika tim Sidak menyita produk yang kadaluarsa itu. Tapi jangan hanya disita saja. Para pedagang pun diharapkan untuk diberikan sanksi yang tegas. Bila perlu, bisa dibawa sampai ke jalur hukum. Sebab, pedagang sudah melanggar peraturan perundang-undangan," katanya. 

Dia jadi meminta kepada konsumen untuk tetap teliti sebelum membeli. Pastikan produk yang akan dibeli itu aman untuk dikonsumsi. 

"Kepada para pedagangpun harus rutin mengecek kadaluarsa dan kemasan dari suatu produk. Kalau ada yang kadaluarsa dan kemasannya rusak, silahkan tukar ke agen," serunya. (dvi/nak)