Umat Islam Diminta Tunaikan Zakat

Landak

Editor elgiants Dibaca : 53

Umat Islam Diminta Tunaikan Zakat
ZAKAT - Penyerahan zakat fitrah kepada masyarakat yang layak menerima. Tahun ini Baznas Landak menargetkan 300 juta untuk pendapatan ZIS 1440 H atau 2019 M.
NGABANG, SP - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Landak mengeluarkan seruan pelaksanaan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) Ramadan 1440 H/2019 M. Seruan itu ditujukan kepada umat Islam di Landak. 

Menurut Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Landak, Mardani mengatakan, Kantor Kemenag Landak memang sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) seruan pelaksanaan ZIS yang diedarkan ke umat Islam di Landak melalui Masjid, Surau dan melalui Kepala KUA di Landak. 

"SE itu sudah kita buat sejak 9 Mei lalu dan sudah kita tujukan ke para umat Islam di Landak melalui Masjid, Surau dan para Kepala KUA di Landak, " ujar Mardani, Senin (20/5). 

Dijelaskannya, berdasarkan SE dari Kanwil Kemenag Kalbar pada 7 Mei 2019 lalu menyebutkan, pelaksanaan zakat fitrah dibagi dalam lima klasifikasi jika ditunaikan dengan beras. 

"Kalau ditunaikan dengan beras sebanyak 2,5 Kg. Sedangkan,kalau ditunaikan dengan uang, ada lima klasifikasi,” katanya.

Klasifikasi satu, 2,5 Kg x Rp15 ribu sama dengan Rp37 rib. Klasifikasi dua, 2,5 Kg x Rp14 ribu sama dengan Rp35 ribu. Klasifikasi tiga, 2,5 Kg x Rp12 ribu sama dengan Rp30 ribu. Klasifikasi empat, 2,5 Kg x Rp11 ribu sama dengan Rp27.500 dan klasifikasi lima, 2,5 Kg x Rp9 ribu sama dengan Rp22.500.

Dikatakannya, bagi masyarakat yang memiliki harga beras berbeda dengan klasifikasi yang sudah ditentukan itu, dapat menyesuaikan harga beras yang dikonsumsi setiap hari. 

"Kami juga sudah mengeluarkan SE pelaksanaan zakat mal khusus untuk pegawai dilingkungan Kemenag. Diantaranya, tunjangan kerja pegawai yang diambil dari bulan Januari sampai Mei 2019 sebesar 2,5 persen. Demikian juga dengan tunjangan sertifikasi guru diambil 2,5 persen dari bulan Januari hingga Mei 2019 ini," terangnya. 

Ditambahkan Mardani, zakat mal yang dibayarkan oleh pegawai dilingkungan Kantor Kemenag Landak itu diperuntukan untuk kepentingan kegiatan pemberian sembako kepada para dhuafa (food for poor). 

"Sedangkan untuk pengelolaan zakat lainnya kami serahkan kepada Baznas Landak. Baznas Landakpun sudah kita surati yang selanjutnya akan dikeluarkan lagi SE yang sama dari Baznas Landak,” imbuhnya. 

Terpisah, Ketua Baznas Landak, H. Wahidin Peni mengakui jika pihaknya sudah menerima SE pelaksanaan ZIS dari Kantor Kemenag Landak. SE itupun sudah diedarkan kepada umat Islam di Landak. 

"Intinya, kami siap menjalankan Tupoksi kami untuk menghimpun ZIS dari para Muzaki yang ada di Landak," kata Wahid. 

Dikatakannya, tahun ini Baznas Landak juga membuka relawan Baznas yang siap menghimpun ZIS dari para Muzaki di Landak. Para relawan itu nantinya turun ke lapangan untuk mengumpulkan ZIS. 

"Perekrutan relawan Baznas itu untuk sementara ini kita buka hanya untuk Kota Ngabang dan sekitarnya saja. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran yang kita miliki," akunya. 
Ditanya target penerimaan ZIS Ramadan tahun 1440 H/2019 M ini, dia menargetkan Rp300 juta. 

"Mudah-mudahan target itu bisa tercapai. Penerimaan ZIS tahun lalu sudah kita serahkan kepada yang berhak menerimanya," terang Wahid. (dvi/nak)

Kemenag Imbau Salurkan Lewat Baznas

Pelaksanaan zakat maal, zakat fitrah, infaq, sedekah ditetapkan setelah melewati rapat koordinasi pada 7 Mei 2019, yang dihadiri Biro Kesra Pemrov Kalbar, Kanwil Kemenag Kalbar, MUI Kalbar, BAZNAS Provinsi Kalbar, IAIN Pontianak, Disperindag Provinsi Kalbar, dan Perum Bulog Divre Kalbar yang diedarkan melalui surat nomor 2678/kw.14/BA.03.2/05/2019.

“Bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi ini dapat menyesuaikan,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Ridwansyah belum lama ini.

Masyarakat lanjutnya, sudah dapat menunaikan zakat fitrah sejak 1 Ramadan 1440 Hijriah sampai dengan 1 Syawal 1440 Hijriah sebelum khatib membacakan khutbah Idul Fitri. Kantor Wilayah Kemenag Kalbar juga mengimbau zakat maal, zakat fitrah, infaq, sedekah dapat ditunaikan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Masjid, Mushalla dimasing-masing daerah.

Dalam penyaluran zakat, khususnya zakat fitrah agar dimanfaatkan oleh mustahiq atau penerima zakat untuk menyongsong hari raya, maka kepada masyarakat diharapkan penyaluran zakat fitrah kepada Baznas atau UPZ di lingkungannya dapat dilakukan lima hari sebelum 1 Syawal 1440 Hijriah.  Sedangkan penyaluran zakat ke para penerima yang berhak diimbau pada tiga hari sebelum Idul Fitri, dan pendistribusiannya dapat dilakukan secara maksimal sesuai dengan pendataan. 

Sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, Baznas atau pun UPZ diharapkan melaporkan pelaksanaan pengelolaan zakat maal, zakat fitrah, infaq, sedekah maupun dana sosial lainnya ke Kanwil kemenag Kalbar di Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf, Baznas Provinsi Kalbar dan Pemerintah Daerah secara berkala. (nak)