50 Desa Siap Pilkades Serentak

Landak

Editor elgiants Dibaca : 161

50 Desa Siap Pilkades Serentak
LANTIK KADES - Bupati Landak, Karolin Margret Natasha saat melantik Kepala Desa hasil pemilihan tahun 2018. Pada tahun 2019 ini tercatat ada 50 Desa di Landak yang akan mengikuti Pilkades serentak. Ke 50 Desa tersebut tersebar di delapan Kecamatan.
NGABANG, SP - Sebanyak 50 desa di Kabupaten Landak siap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada tahun 2019 ini. Ke 50 desa itu tersebar di delapan Kecamatan, yakni Ngabang 14 desa, Menjalin 3 desa, Sebangki 2 desa, Menyuke 1 desa, Mempawah Hulu 5 desa, Mandor 4 desa, Sengah Temila 10 desa dan Kecamatan Jelimpo 11 desa. 

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DSPMPD) Landak, Hermanto, untuk saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pilkades itu. 

"Langkah awal pertama kita menyiapkan administrasi, seperti regulasi, aturan-aturan yang dimulai dari Perda, Perbup sampai SK Bupati terkait pelaksanaan Pilkades nanti. Kemudian, sampai juga kepada tata tertib pelaksanaan Pilkades itu sendiri," ujar Hermanto, Senin (15/7).

Dikatakannya, rencana tahapan pelaksanaan Pilkades serentak akan dimulai 2 September mendatang atau kurang lebih sampai sekitar empat bulan tahapannya. 

"Jadwal awal, mudah-mudahan tidak ada kendala apa-apa, pencoblosan Pilkades serentak di Landak akan dilaksanakan pada November 2019 ini. Paling banyak desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak ini memang berada di Kecamatan Ngabang sebanyak 14 desa dari 19 desa yang ada," jelasnya. 

Pihaknya berkomitmen tetap ingin mewujudkan pelaksanaan Pilkades serentak yang berkualitas baik dan lancar, DSPMPD Landak akan berupaya untuk meminimalisir tahapan pelaksanaan Pilkades yang muncul. 

"Jadi, mau tidak mau kita harus mempersiapkan tahapan Pilkades serentak itu secara baik. Saat ini para Ketua BPD yang desanya melaksanakan Pilkades serentak tahun ini sudah secara bertahap menyampaikan ke kita soal pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) tingkat desa. PPKD inipun akan ditetapkan melalui SK Bupati," terangnya. 

Dikatakannya lagi, pada saat penjaringan Cakades itu, maksimal lima orang Cakades per desa. Jika lebih, akan dilakukan seleksi lagi. 

"Seleksi awal akan dilakukan oleh PPKD tingkat desa dulu. Sedangkan untuk anggaran pelaksanaan Pilkades serentak ini sepenuhnya dibebankan pada APBD Landak,” imbuhnya. 

Hermanto berharap, tahapan demi tahapan pelaksanaan Pilkades serentak di Landak bisa dilakukan dengan lancar dan tidak ada timbul gejolak-gejolak. 

"Tentunya muncul gejolak ini ketika ada komplain dan sejumlah permasalahan yang muncul. Tapi terkait dengan itu, kami mengantisipasinya dengan regulasi yang ada sampai kepada tata tertib pemilihan," katanya. 

Terpisah, Ketua PPKD Raja, Ya' Iwan Fitri mengakui jika Desa Raja sudah membentuk PPKD pada 7 Juli lalu.

"PPKD memang dibentuk oleh BPD. Ada tujuh orang yang terpilih sebagai PPKD Raja berdasarkan musyawarah dan mufakat. Pembentukan PPKD itu berawal dari adanya surat dari DSPMPD Landak ke pihak kecamatan dan ke BPD yang melaksanakan Pilkades serentak tahun 2019 ini, " ujar anggota BPD Raja ini.

Diakuinya, setelah resmi dilantik pada 2 September mendatang, PPKD akan segera melaksanakan tahapan-tahapan Pilkades yang sudah ditentukan. 

"Sambil menunggu pelantikan, disarankan atau diwajibkan kepada kita untuk menyiapkan berkas-berkas persyaratan keanggotaan PPKD. Desa Raja sudah menyampaikan berkas-berkas yang dimaksudkan itu ke Kecamatan Ngabang," jelasnya.  (dvi/nak) 

Isu Cakades Bertebaran 

Salah satu masyarakat Desa Raja, Kecamatan Ngabang yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2019 ini, Abdila mengaku sudah mendengar adanya isu siapa saja Balon Kades Raja yang akan mencalonkan diri sebagai Cakades Raja. Namun dia enggan menyebutkan siapa-siapa saja masyarakat Desa Raja yang akan mencalonkan diri sebagai Cakades Raja tahun 2019 ini.

"Memang ada isu-isu yang berkembang siapa-siapa saja warga Desa Raja yang siap maju sebagai Cakades Raja. Hanya saja saya tidak menyebutkan siapa-siapa orangnya," ujar Abdila, Senin (15/7)

Dia mengakui, para Balon Kades yang akan bertarung pada Pilkades Raja itu berasal dari empat dusun yang ada di Desa Raja. 

"Semua dusun di Desa Raja sudah ada perwakilannya untuk maju pada pelaksanaan Pilkades nanti. Di Desa Raja sendiri ada empat dusun yakni, Dusun Raja, Dusun Martalaya, Dusun Pesayangan dan Dusun Rai. Setau saya, berdasarkan info yang ada, paling tidak ada tiga sampai lima orang figur Balon Kades yang akan bertarung setiap desanya," aku Dila. 

Menurutnya, siapa saja boleh mencalonkan diri sebagai Kades Raja. Namun, figur yang akan maju tersebut tentunya figur yang memahami seluk beluk pemerintahan yang ada di Desa Raja. 

"Saya juga berpesan kepada warga Desa Raja untuk tetap menjaga kondusifitas Kamtibmas di Desa Raja jelang pelaksanaan Pilkades serentak pada bulan November tahun 2019 ini," pintanya. (dvi/nak)