Minggu, 20 Oktober 2019


Non Muslim Juga Dapat Daging Kurban

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 129
Non Muslim Juga Dapat Daging Kurban

KURBAN. Ketua Baznas Landak, H. Wahidin Peni menyerahkan satu ekor hewan kurban berupa sapi kepada petugas di Masjid Al Amin, Dusun Bebehan, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila.

NGABANG, SP - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Landak, menyalurkan dua ekor hewan kurban berupa sapi kepada perkampungan mualaf di Dusun Bebehan, Desa Sidas, dan Dusun Otobasa, Desa Keranji Paidang, Kecamatan Sengah Temila. 

Penyerahan hewan kurban ini dilakukan secara terpisah, yakni di Masjid Al Amin, Dusun Bebehan pada Senin (12/8) dan di di Masjid Jabal Nur, Dusun Otobasa pada Selasa (13/8).

“Bantuan hewan kurban itu berasal dari Baznas Pusat. Namun, berdasarkan kesepakatan, karena berkenaan dengan harga sapi di pusat, ada kekurangan uang pembelian hewan kurban sapi. Akhirnya, kita yang mencukupi kekurangan itu, " ujar Ketua Baznas Landak, H. Wahidin Peni, Senin (12/8).

Daging hewan kurban diserahkan kepada pihak yang wajib menerima yakni para mualaf dan fakir miskin yang berada di sekitar kampung itu. Di Dusun Bebehan, ada 81 KK, sedangkan di Dusun Otobasa ada sekitar seratusan muzaki. Daging hewan kurban juga diberikan kepada masyarakat non muslim yang tergolong fakir miskin.

"Jadi, penerimanya bukan hanya para mualaf saja. Masyarakat non muslim yang tergolong fakir miskin juga mendapatkan bantuan daging kurban. Mudah-mudahan daging hewan kurban itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para muzaki yang menerimanya," harap Peni.

Dia menegaskan, penyaluran bantuan hewan kurban itu merupakan program kurban berdayakan desa dari Baznas.

"Alhamdulillah, Landak merupakan satu-satunya kabupaten yang menerima bantuan hewan kurban itu. Saya tidak tau, mengapa hanya Landak saja yang dapat. Mungkin orang Baznas Pusat sudah menilai jika program serupa pada tahun lalu, Landak memiliki laporan kegiatan yang baik," katanya.

Dia menambahkan, pelaksanaan kurban tahun ini pun akan dibuat dokumentasi dan akan dilaporkan ke Baznas Pusat.
"Mudah-mudahan pada pelaksanaan ke depannya, kita memperoleh lagi program serupa. Mudah-mudahan juga ke depannya, kita di Baznas Landak bisa juga membeli hewan kurban untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya," harapnya.

Dia mengklaim, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban bantuan dari Baznas Pusat di dua dusun itu berjalan aman dan lancar.

"Mudah-mudahan untuk pelaksanaan ke depannya juga bisa berjalan lancar, tanpa hambatan," harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Masjid Al Amin, Dusun Bebehan, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Eli Kusbadi mengatakan, jika ada 81 KK jamaah Masjid Al Amin yang menerima bantuan daging hewan kurban.

"Yang menerimanya, ada fakir miskin dan Muallaf. Semuanya jamaah Masjid ini," ucapnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang sudah menyerahkan bantuan hewan kurban kepada Masjid Al Amin.

"Mudah-mudahan daging hewan kurban yang sudah disalurkan itu bermanfaat bagi Muzzaki yang menerimanya, " harap ketua pengurus Masjid Al Amin ini. (dvi)

Diserahkan Secara Adil

Penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha di sejumlah masjid di Landak sudah dilakukan. Pembagian daging hewan kurban juga dilakukan secara adil. Bahkan, umat non muslim, terutama yang memiliki ekonomi rendah mendapat sedekah hewan kurban itu.

"Pembagian daging hewan kurban itupun saya lihat sudah tepat sasaran dan dibagi adil oleh petugas penyembelihan," ujar salah satu tokoh agama Islam Landak, M. Romdhani.

Dia mengatakan, jika ada fakir miskin atau tetangga yang non-Muslim sekalipun di sekitar rumah penduduk, maka mereka boleh saja diberi atau menerima daging kurban.

"Bahkan, ada pendapat yang menyatakan, tetangga yang kaya sekalipun, maka ia boleh diberi bagian dari daging kurban," terangnya.

Dia juga bersyukur jika ada bantuan hewan kurban dari Baznas Pusat yang disalurkan melalui Baznas Landak.
"Mudah-mudahan untuk ke depannya, program serupa masih ada, " harapnya. (dvi)