Sabtu, 19 Oktober 2019


Landak Terus Populerkan Beras Lokal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 70
Landak Terus Populerkan Beras Lokal

BERAS LOKAL - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyantap nasi dari beras lokal Landak di salah satu rumah makan di Bandara Internasional Supadio Pontianak. Saat ini beras lokal Landak sudah dipakai sejumlah usaha kuliner di Bandara Supadio. Ist

NGABANG, SP – Pemkab Landak terus melakukan terobosan untuk mempopulerkan dan memasarkan beras lokal Landak di pasaran. Jika sebelumnya beras lokal Landak dipasarkan di Hypermart, kali ini di rumah makan yang ada di Bandara Internasional Supadio.

"Beras lokal Landak kita saat ini sudah dipasarkan di pasar modern yakni Hypermat yang ada di Pontianak dan Singkawang. Saat ini beras Landak juga dipercaya oleh rumah makan Sari Bundo, Excelso dan Bakso Lapangan Tembak Senayan di Bandar Udara Supadio Kalbar. Mereka menggunakan nasi putihnya dari beras Landak. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pemilik rumah makan yang ada di Landak dan Kalbar umumnya, untuk bersama-sama menggunakan beras lokal Landak," ujar Karolin, belum lama ini.

Karolin saat mengunjungi rumah makan Sari Bundo juga turut mencoba langsung nasi putih yang berasal dari beras Landak pada peresmian pertama rumah makan padang tersebut dengan menggunakan nasi dari beras lokal Landak.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran rumah makan Sari Bundo yang sudah menggunakan beras Kabupaten Landak. Kita juga sangat mengapresiasi usaha anak negeri yang menghargai produk-produk lokal," katanya.

Dia berharap, beras lokal Landak akan terus berkembang. Apalagi prioritas Pemkab Landak yakni bagaimana menyusun suatu rangkaian ekonomi yang utuh, mulai dari produksi sampai dengan pasarnya.

"Mudah-mudahan hal ini dapat menjadi inspirasi bagi para entrepreneur yang ada di Kabupaten Landak untuk mau menggali berbagai potensi yang ada di Kabupaten Landak,” katanya.

Dia juga menjelaskan, pemasaran beras Landak merupakan hal yang sejalan dengan program Bupati Landak dalam meningkatkan pertanian di Landak. Dengan demikian, dapat menggerakan perekonomian masyarakat yang berprofesi sebagai petani dalam menjual hasil panen mereka.

“Ini sangat sejalan dengan program kami, agar program ekonomi kerakyatan bisa maju dan berkembang di Kabupaten Landak, sehingga bisa memberikan implikasi peningkatan ekomoni seluruh masyarakat,” jelas Karolin. (hms/dvi)

Masuk Pasar Modern

Sebelumnya, Pemkab Landak bekerjasama dengan CU Semarong dan Banuri Harapan Kita untuk memasarkan produk beras lokal Landak di sejumlah pasar modern yang ada di kabupaten itu, maupun di Kota Pontianak.

"Kami selaku pemerintah kabupaten akan berupaya untuk membantu petani dalam memasarkan produk mereka. Makanya kita akan menggandeng berbagai pihak untuk proses pemasaran tersebut," kata Karolin, belum lama ini.

Dirinya bersyukur dengan bekerjasama dengan CU Semarong dan Banuri Harapan Kita, pihaknya bisa menembus pasar moder yang ada di kabupaten Landak dan Kota Pontianak, dimana salah satu pasar modern tersebut adalah Transmart yang ada di Kabupaten Kubu Raya.

Ia menjelaskan dengan cakupan wilayah yang cukup luas, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah yang memiliki limpahan hasil panen padi yang sangat berlimpah.

Dengan hasil panen yang sangat berlimpah itu, pihaknya harus membuka jalur perekonomian yang menjanjikan bagi para petani jika beras yang dihasilkan dapat terpasarkan dengan baik.

"Inilah cara kita memasarkan beras lokal kita masuk di pasar modern, kita memiliki hasil panen padi yang sangat berlimpah dan terobosan ini saya rasa dapat menopang meningkatnya sektor perekonomian di Kabupaten Landak. Kedepan, kita akan memasarkan beras lokal ini di seluruh wilayah Kalbar," tuturnya. (ant)