Rabu, 23 Oktober 2019


Gunakan Dana Desa Bangun Pembangkit Listrik

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 79
Gunakan Dana Desa Bangun Pembangkit Listrik

RESMIKAN - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memberikan tanda tangan saat peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Dange Aji. PLTMH itu dibangun dengan menggunakan anggaran Dana Desa. Ist

NGABANG, SP - Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 58.000 Kilowatt di Desa Dange Aji, Kecamatan Air Besar, Jumat (20/9). PLTMH pertama di Kabupaten Landak ini dibangun dengan menggunakan Dana Desa (DD).

Peresmian PLTMH itu dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Landak, anggota DPRD Landak, Forkopimcam Air Besar, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Landak, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

PLTMH yang dibangun selama dua tahun sejak 2018 itu merupakan hasil pembinaan dari Bupati Landak yang terus berupaya menyumbang ide dan memfasilitasi inovasi Desa Dange Aji untuk memanfaatkan potensi desa yang ada. Hal itu agar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. 

Pembangunan PLTMH pertama di Kabupaten Landak itu  menelan dana sebesar kurang lebih Rp1,3 miliar yang bersumber dari Dana Desa (DD) murni dan dibangun selama dua tahun sejak 2018 dengan panjang 230 m dan lebar 100 m.

Pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga air itu mampu menghasilkan 58.000 kilowatt (kWh) dengan daya bangkit sebanyak 17.000 watt yang digunakan untuk sumber listrik masyarakat di Desa Dange Aji.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengapresiasi Desa Dange Aji yang sudah berinovasi mengembangkan potensi asli desa untuk kepentingan hidup masyarakat sekitar.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa dari desa. Sebab, dengan keterbatasannya bisa mengembangkan potensi alam yang ada untuk menghasilkan listrik sendiri tanpa bergantung pada listrik negara,” ujar Karolin.

Menurutnya, saat ini pemerintah baik ditingkat pusat hingga kabupaten sudah berupaya mengalokasi dana untuk desa yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembangunan. Salah satunya pembangunan PLTMH di Desa Dange Aji itu.

“Pemda Landak sudah mengalokasikan dana Rp80 miliar setiap tahunnya untuk Dana Desa dan ditambah dari Pemerintah Pusat Rp100 miliar lebih yang dibagi rata ke setiap desa. Untuk itu, kita bisa lihat hasilnya ada di depan kita yaitu pembangkit listrik ini. Kita memang baru bisa melaksanakan karena perhatian pemerintah sudah lebih baik, ternyata sumber listrik itu ada di depan kita,” tambahnya.

Selanjutnya bupati berpesan agar pembangkit listrik yang sudah dibangun dapat dirawat dan dijaga secara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Pesan saya, karena ini sudah dibuat, jadi jangan lupa dirawat. Tolong ini dijaga. Nanti ada iurannya yang akan dikelola oleh BumDes. Tolong dibayar karena ini bisa dimanfaatkan untuk perawatan PLTMH dan menjadi pendapat untuk desa,” harap Karolin. (dvi)

Manfaat bagi Masyarakat

Sementara itu Kepala Desa (kades) Dange Aji, Roma dalam sambutannya menyatakan rasa bangga atas diresmikannya PLTMH oleh Bupati Landak. Menurutnya hal itu dilakukan hanya demi memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami selaku masyarakat Desa Dange Aji merasa puas atas pembangunan PLTMH ini, karena manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat kami. Terimakasih kepada Bupati Landak yang selalu mendukung pembangunan desa,” kata Roma.

Dia mengungkapkan, akan terus mengembangkan potensi-potensi lainnya yang ada di Desa Dange Aji yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

“Saya selaku Kepala Desa merasa sangat bangga, karena potensi ini masyarakat jadi bisa terbantu dan potensi lain masih banyak yang bisa kita kembangkan,” ujar Roma.

Bersamaan dengan peresmian PLTMH itu, juga diadakan acara pelepasan bibit ikan nila di Sungai Dange Aji oleh Bupati Landak. Selain itu dilakukan juga penanaman pohon pinus yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan masyarakat sekitar. (dvi)