Minggu, 20 Oktober 2019


Bupati Landak Launching Smart SIM

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 728
Bupati Landak Launching Smart SIM

LAUNCHING - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menghadiri Hari Lalu Lintas Bhayangkara di Polres Landak, Rabu (25/9). Pada kesempatan itu, bupati melaunching Smart SIM. Ist

NGABANG, SP - Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa melakukan launching Smart SIM pada acara syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 64 di lapangan uji SIM Mapolres Landak, Rabu (25/9).

Hadir dalam kegiatan yakni, Kapolres Landak, Dandim 1201/Mempawah, Ketua DPRD Landak, Sekretaris Daerah (sekda) Landak, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Landak dan jajaran anggota Polres Landak.

Dalam sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih kepada polisi lalu lintas yang sudah memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kabupaten Landak. Merekapun selalu mengedepankan penegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Kapolres Landak beserta jajaran polisi lalu lintas yang sudah berjuang memberikan ketertiban lalu lintas di Kabupaten Landak. Walaupun dengan kondisi kabut asap seperti ini, mereka masih tetap siap melaksanakan tugas mengamankan lalu lintas setiap hari. Saya berharap penegakan hukum juga perlu kepada masyarakat apabila ada pelanggaran lalu lintas. Namum yang terpenting, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih utama,” ujar bupati.

Lebih lanjut dia juga mengajak masyarakat untuk selalu menjadi pengendara yang tertib aturan, baik dari surat kendaraan, kondisi fisik pengendara dan kondisi kendaraan. Terlebih lagi saat ini sudah adanya Smart SIM yang bisa berfungsi sebagai alat pembayaran yang terkoneksi dengan uang elektronik.

“Guna mendukung program Road Safety, pelayanan lalu lintas saat ini sudah berbasis IT. Ini terbukti dengan adanya Smart SIM yang didalam kartu tersebut memiliki keunggulan," katanya.

Dia menambahkan, keunggulan itu seperti dapat digunakan sebagai E-Money, memuat data kependudukan yang terhubung dengan data kependudukan nasional dan lain sebagainya.

"Di dalam kartu tersebut, juga tersimpan data riwayat penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dapat dibangun ELTE (Electronic Traffic Law Enforcement) dengan dukungan program TAR (Traffic Attitude Record) sebagai catatan perilaku berlalu lintas dan De Merit Point System pada system perpanjangan SIM dengan bobot 12 point, maka SIM tersebut dapat dicabut. Saya berharap masyarakat harus mematuhi aturan dalam berlalu lintas,” pinta bupati.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro saat membacakan sambutan Kapolri.

Dia mengajak aparat kepolisian untuk terus meningkatkan kinerja yang profesional serta selalu dekat dengan masyarakat.

"Pada syukuran hari lalu lintas Bhayangkara ke 64 tahun di Polres Landak juga memberikan santunan tetap bagi korban lakalantas oleh Jasa Raharja," terangnya.

Dia berharap, untuk menanggapi tantangan tugas yang semakin kompleks, keberadaan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi sebuah keharusan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas serta optimalkan berbagai program pendidikan dan pelatihan yang tersedia, baik di dalam maupun di luar negeri.

"Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, junjung tinggi profesionalisme, serta pegang teguh komitmen dan integritas dalam pelaksanaan tugas,” ungkap Kapolres yang baru saja bertugas di Landak ini. (dvi)