Selasa, 15 Oktober 2019


Jalan Pulau Bendu yang Tergenang Air Akan Diperbaiki

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 32
Jalan Pulau Bendu yang Tergenang Air Akan Diperbaiki

TERGENANG - Pengemudi kendaraan tetap berhati-hati melintasi ruas jalan di kawasan Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang. Hal itu dikarenakan ruas jalan itu tergenang air sejak musim penghujan lalu.

NGABANG, SP - Ruas jalan utama di Dusun Pulau Bendu, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, akan segera diperbaiki. Jalan nasional ini kerap tergenang air saat musim penghujan dan menghambat arus lalulintas kendaraan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Landak, Supermin mengatakan, ruas jalan yang tergenang air itu memang berstatus jalan nasional.

"Penanganan ruas jalan itu memang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Unit Pengerjaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Perwakilan Pusat Provinsi Kalbar," ujar Supermin, Selasa (8/10).

Dikatakannya, terkait dengan adanya genangan air di ruas jalan yang dimaksud, Dinas PU Landak melakukan koordinasi langsung kepada pihak yang memiliki wewenang untuk memperbaiki ruas jalan itu.

"Menurut informasinya, mereka akan sesegera mungkin hendak menangani ruas jalan yang tergenang air itu sesegera mungkin," katanya.

Supermin menambahkan, untuk jangka pendek, kemungkinan mereka akan menghilangkan air yang menggenangi ruas jalan. Ke depan mungkin mereka merencanakan akan membangun saluran atau drainase.

"Itu salah satu fungsinya untuk menghindari agar air yang tergenang itu jangan sampai terjadi kembali. Kita tunggu reaksi dari pihak terkait untuk menangani ruas jalan yang tergenang air itu. Kita di daerah tetap melaporkan hal itu kepada pihak terkait, " terangnya.

Disinggung soal banyaknya bangunan ruko yang tidak ada drainase atau parit di sekitar ruas jalan itu, Supermin mengatakan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Ruko memang tidak mengatur tentang pembuangan air di sekitar bangunan ruko itu.

"Mestinya ketika dibuatkan IMB, saluran pembuangan air itu memang harus dibuat. Kendalanya di lokasi itu memang tempat pembuangan airnya sama sekali tidak ada. Diarahkan kemana pembuangan airnya. Itu yang menjadi persoalan sebenarnya," aku Supermin.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Landak, Jamelimus mengatakan, Selasa kemarin, pihak konsultan memang sudah meninjau ruas jalan itu.

"Mereka ingin mengetahui bagaimana cara mengatasi ruas jalan yang tergenang air. Ada solusi yang mereka ambil untuk mengatasinya. Rencananya perbaikan akan dimulai pada besok hari (hari ini). Kita pun sudah koordinasi dengan Kades Hilir Tengah, " katanya.

Dia menambahkan, pihak konsultan memang hendak mengalirkan genangan air di ruas jalan itu untuk dibuang ke tempat lain.

"Untuk penanganan permanen perbaikan jalan akan dilaksanakan pada tahun depan. Sekarang ini, konsultan akan membuat saluran pembuangan air sepanjang kurang lebih 400 meter. Mudah-mudahan rencana ini bisa terealisasi," harapnya.

Jamel menegaskan, Dinas PU Landak memang bersifat menjalin koordinasi dengan pihak yang menangani ruas jalan itu. Apalagi ruas jalan yang tergenang berada di wilayah Kabupaten Landak.

"Kita hanya bisa melakukan koordinasi untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi pada ruas jalan yang dimaksud," katanya. (dvi)