Selasa, 24 September 2019


Pemkab Fokus Jalan dan Drainase

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 832
Pemkab Fokus Jalan dan Drainase

PERBAIKAN JALAN – Sejumlah pekerja melakukan perbaikan menambal jalan berlubang. Tahun 2017 ini Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah I Kabupaten Melawi, yang meliputi Kota Nanga Pinoh, Kecamatan Pinoh Utara dan Pinoh Selatan akan mendapat a

NANGA PINOH, SP - Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah I Kabupaten Melawi, yang meliputi Kota Nanga Pinoh, Kecamatan Pinoh Utara dan Pinoh Selatan pada tahun 2017 ini akan mendapat anggaran sebesar Rp1,4 miliar. Dana tersebut rencananya digunakan untuk pemeliharaan jalan, serta jembatan di tiga kecamatan. Kepala UPJJ Wilayah I, Syamsul Arifin mengungkapkan, cukup banyak jalan yang menjadi tanggung jawabnya.

"Tahun ini rencana UPJJ melakukan pemeliharaan jalan dari simpang lampu merah kantor bupati lama, hingga ke DPRD serta jalan arah RSUD," katanya. Tak hanya di dalam kota menurut Syamsul, jalan di wilayah seberang Nanga Pinoh, khususnya Kecamatan Pinoh Utara, mulai dari Desa Kompas Raya hingga Desa Manding masuk dalam perencanaan UPJJ I tersebut.

"Jalan ini masih berupa jalan tanah, perawatan yang kita lakukan sekadar tambal sulam atau menutup lubang saja," katanya. UPJJ wilayah I kini sedang melakukan perbaikan jembatan yang berada tepat depan rumah Sekretaris Daerah (Sekda) Melawi. Proyek ini bahkan sudah berjalan sebelum bulan Ramadan.

"Perbaikannya memang agak lama, kita juga pakai box cover. Sehingga tak mudah jebol. Perbaikan belum selesai karena harus menunggu cor semennya kering. Perkiraan tiga Minggu lagi selesai," ucapnya.
Syamsul menerangkan, UPJJ juga melakukan normalisasi drainase pada sejumlah titik. Seperti yang berada di depan pendopo bupati. Drainase ini sempat sumbat dan menimbulkan genangan yang cukup lama dalam beberapa waktu lalu.

"Sementara untuk titik lain seperti di dekat tikungan Ramera di mana kerap lumpur dan tanah kuning tertumpuk di badan jalan, rencananya ada petugas harian lepas untuk bersihkan saluran air di sana," terangnya. Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Melawi, Joni Yusman mengeluhkan soal kondisi drainase pada ruas jalan sekitar Monumen Juang atau kerap disebut Tugu Naruto yang tak berfungsi maksimal.

"Saat hujan kuat, genangan air cukup tinggi di daerah tersebut. Khususnya yang setelah Tugu Juang atau di seberang kantor PDAM," katanya. Joni pun meminta agar pihak terkait seperti UPJJ bisa segera memperbaiki sistem drainase di ruas tersebut. Karena ruas ini masuk dalam jalan protokol Kota Nanga Pinoh.

 “Genangan yang cukup tinggi ini sangat membahayakan pengguna jalan seperti pengendara sepeda motor," ujarnya. Selanjutnya genangan air yang terlalu lama juga akan merusak lapisan aspal dan membuat jalan mudah berlubang.

“Untungnya di sekitar Tugu Naruto itu sudah diperbaiki. Sebelumnya kan banyak titik yang berlubang sehingga kalau tergenang air, tak jarang ada motor yang masuk ke lubang tersebut," paparnya.

Joni pun mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Melawi bisa menganggarkan dana yang cukup untuk pemeliharaan seluruh ruas jalan di Kabupaten Melawi. Karena dengan pola swakelola, UPJJ dapat melakukan perbaikan jalan tanpa harus menunggu lelang atau kontrak.

"Cukup banyak ruas jalan yang mesti menjadi perhatian kita. Tak hanya dalam kota, tapi juga di luar Nanga Pinoh seperti jalan penghubung kecamatan dengan ibukota kabupaten," ucapnya. Terkait kondisi tersebut, Kepala UPJJ Nanga Pinoh, Syamsul Arifin menerangkan, untuk wilayah Tugu Naruto, tak masuk dalam rencana pemeliharaan karena tahun ini akan ada proyek peningkatan jalan lanjutan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Tahun ini ada anggaran untuk peningkatan jalan dua jalur yang rencananya melanjutkan pekerjaan tahun lalu dari pasar hingga ke simpang kantor bupati yang lama," Jelasnya. (eko/ang)