Pemda Bersiap Bahas APBD 2018

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 564

Pemda Bersiap Bahas APBD 2018
PARIPURNA DPRD - Wabup Melawi Dadi Sunarya menyerahkan rancangan KUA PPAS APBD 2018 pada Ketua DPRD Abang Tajudin saat digelar Paripurna DPRD Melawi, Selasa (11/7). Dibacakan langsung oleh Dadi Sunarya, nilai pendapatan daerah berkisar pada angka Rp702 mi
NANGA PINOH, SP – Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 Kabupaten Melawi telah disampaikan lebih awal pada tahun 2017 ini. Dibacakan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Dadi Sunarya, dalam Paripurna DPRD Melawi, Selasa (11/7), nilai pendapatan daerah berkisar pada angka Rp702 miliar.

“Secara umum pokok-pokok substansi dari rancangan KUA dan PPAS APBD 2018 nilai pendapatan daerah diperkirakan sebesar Rp702,65 miliar,” kata Dadi. Nilai pendapatan ini diperoleh dari dana perimbangan sebesar Rp640,5 miliar, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp32,99 miliar serta lain-lain pendapatan yang sah diproyeksikan menurun dengan total pendapatan sebesar Rp29,1 miliar. Sementara untuk Belanja Daerah, Dadi mengungkapkan baru nilai belanja tidak langsung yang dapat diproyeksi dengan angka Rp402,5 miliar.

“Sedangkan untuk belanja langsung belum dianggarkan menunggu kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif,” jelasnya. Dadi juga mengungkapkan tantangan untuk program pembangunan di 2018 akan menyesuaikan dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) pusat yang masih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan usaha mikro dan menengah. Di Melawi pun sejumlah rencana pembangunan tengah disiapkan di antaranya kelanjutan pembangunan tiga jembatan rangka baja yang bersumber dari dana pinjaman daerah.

Dari perbandingan nilai pendapatan dan belanja daerah terdapat surplus sebesar Rp396,32 miliar yang rencananya akan dialokasikan untuk pengeluaran pembiayaan yang terdiri dari penyertaan modal pemerintah daerah serta pembayaran hutang jangka pendek. Dadi menambahkan, kendati demikian angka yang disampaikan dalam rancangan KUA dan PPAS masih bersifat sementara sembari menunggu pembahasan dan kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemkab Melawi.

“Kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari DPRD dalam pembahasan lebih lanjut sehingga rancangan KUA  ini bisa lebih sempurna dan bisa mendapatkan persetujuan bersama,” jelasnya.
Terpisah, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin mengatakan penyampaian KUA dan PPAS memang sudah dijadwalkan agar bisa disampaikan pada Juli 2017 ini sesuai dengan kebijakan yang diatur oleh Menteri Dalam Negeri.

“Kita sendiri berharap tahun ini, tidak hanya keinginan dari pihak eksekutif, tapi legislatif pun punya keinginan bahwa sebelum berakhirnya tahun ini kita bisa menyelesaikan proses APBD 2018,” katanya. Tajudin pun mengatakan DPRD menyambut baik atas penyampaian KUA PPAS APBD 2018 yang telah sesuai jadwal dan tetap berharap eksekutif, atau Pemda Melawi bisa segera menyerahkan data-data yang dibutuhkan dalam proses pembahasan KUA PPAS ke DPRD.

“Untuk pembahasan KUA PPAS, kita sudah menjadwalkan pembahasannya dari 12 Juli hingga 19 Juli antara tim anggaran pemerintah daerah dengan Badan Anggaran DPRD,” ucapnya. “Sudah selesai di badan anggaran, nanti tinggal di paripurnakan. Setelah disepakati bersama, kita berharap Pemkab bisa cepat menyampaikan RKA (Rencana Kerja Anggaran) APBD 2018 sesegera mungkin,” imbuhnya. (eko/ang)

Komentar