Fraksi Golkar Minta PKL Ditata

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 529

Fraksi Golkar Minta PKL Ditata
Tidak Teratur - Kondisi Pasar Nanga Pinoh, khususnya di sekitar Jalan Garuda terlihat tidak teratur.
NANGA PINOH, SP – Ketua Fraksi Golkar di DPRD Melawi, Taufik meminta pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar dagangan di sejumlah titik di Pasar Nanga Pinoh dilakukan penataan Taufik mengungkapkan, persoalan ini sebenarnya sudah pernah disampaikan melalui pandangan umum fraksinya pada rapat paripurna bersama dinas di lingkup Pemkab Melawi.

“Pertanyaan kami adalah makin semrawut dan kumuhnya penataan PKL di Kota Juang Nanga Pinoh,” ungkapnya.

Ia menuturkan, penertiban PKL yang pernah disampaikan juga belum ada dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Karena yang terjadi sekarang, lapak-lapak pedagang sayur di jalan Kapten Markasan yang sudah disediakan justru sebagian ditinggalkan.

“Para pedagang justru lebih memilih berjualan di bahu jalan agar lebih mudah bertemu dengan konsumen,” ujarnya. Hal serupa juga terjadi di sepanjang Jalan Garuda tepatnya di tepi Sungai Melawi. Para pedagang membangun lapak-lapak di depan ruko di sepanjang jalan tersebut sehingga membuat kumuh dan mempersempit jalan yang banyak dilalui kendaraan.

“Hal itu terjadi bukan hanya karena masalah menunggu relokasi dan program, namun tidak adanya ketegasan dan kebijakan dari pemerintah daerah. Karena itu kami harap Bupati Melawi meninjau dan memberikan sebuah tindakan nyata dalam upaya penertiban dan pembinaan PKL,” katanya.

Hal ini sendiri sudah ditanggapi oleh Pemkab Melawi dalam penyampaian jawaban pemerintah terhadap pandangan umum Fraksi DPRD, Senin (23/10) lalu. Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan tidaklanjut terkait hal tersebut.

Dalam hal ini akan dilakukan oleh instansi terkait yakni Satpol PP Melawi sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Ketertiban Umum dan bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Melawi.

“Tentunya tindakan yang dilakukan harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku, dengan mengedepankan komunikasi yang baik dan mufakat bersama,” ucapnya. (eko/jee)

Komentar