Rabu, 16 Oktober 2019


Melawi Belum Siap, MTQ Diundur Tahun Depan

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 642
Melawi Belum Siap, MTQ Diundur Tahun Depan

Persiapan – Bangunan Astaka dan tribune yang dipersiapkan panitia pelaksanan MTQ VII di Desa Tiong Keranjik, Kecamatan Belimbing Hulu.

NANGA PINOH, SP – Akibat persiapan yang baru mencapai 80 persen, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Melawi VII di Desa Tiong Keranjik, Kecamatan Belimbing Hulu yang seharusnya digelar 17 November 2017 diundur Februari 2018. Ketua LPTQ Melawi yang juga Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya UY mengatakan, salah satu persiapan yang belum rampung untuk melaksanakan MTQ adalah pembangunan akses jalan poros menuju lokasi MTQ.

“Kita terus melakukan pembangunan persiapan, baik sarana maupun prasarana untuk menyukseskan MTQ, termasuk pemondokan untuk kafilah, Insaallah menjelang MTQ seluruh persiapan rampung," terang Dadi di dampingi Wakil Ketua LPTQ Melawi, M. Midi Amin, baru-baru ini.

Penundaan diyakinkan Panji telah disetujui oleh Bupati Melawi, Panji yang meminta acara tersebut ditunda hingga semua persiapan rampung 100 persen. “Penundaan ini dilakukan, juga karena hingga saat ini masih tahap pekerjaan jalan poros menuju lokasi MTQ tidak terkejar hingga bulan November ini diakibatkan kondisi cuaca,” terangnya.

Dadi berharap seluruh panitia kabupaten dan kecamatan serta komponenmasyarakat memberikan dukungan dan memanfaatkan waktu yang tersisa agar melakukan pembenahan-pembenahan.

“Setiap kecamatan wajib mengirimkan kafilah, karena anggarannya sudah tersedia untuk 35 orang peserta di kecamatan masing-masing,” pesannya.

Wakil Ketua LPTQ Melawi, M. Midi Amin menambahakn, untuk menindaklanjuti terkait persiapan, baik sarana maupun prasarana MTQ, pihaknya bersama panitia kabupaten dan panitia kecamatan akan melakukan pertemuan dalam
rangka memaksimalkan persiapan, koordinasi dan komunikasi yang baik dalam pelaksanaan nantinya.

“Hingga saat ini pembangunan lokasi tribun dan astaka sudah rampung, namun terkait aliran listrik dan pembangunan WC sedang diproses,” terangnya.

Begitu pula untuk tempat tinggal kafilah dan dewan juri, Midi menjelaskan sudah disiapkan 27 unit rumah warga serta tempat-tempat pertandingan sudah tersedia.
Midi yangjuga menjabat sebagai Kabag Kesra Setda Melawi ini menjelaskan,
peserta dari kecamatan yang ditanggung pemerintah kecamatan hanya untuk 35 orang, namun apabila kecamatan  mengirimkan peserta lebih dari 35 orang ditanggung sendiri oleh kafilah yang bersangkutan. (eko/jee)