Belanja APBD 2018 Ditargetkan Rp1,104 Triliun

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 892

Belanja APBD 2018 Ditargetkan Rp1,104 Triliun
Penyerahan – Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya menyerahkan Nota RAPBD 2018 ke Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin.
NANGA PINOH, SP – Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Melawi tahun anggaran 2018 sudah dimulai antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Melawi dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Melawi. Dalam penyampaian nota keuangan RAPBD 2018, belanja APBD Melawi ditargetkan sebesar Rp 1,104 triliun.

Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya dalam penyampaian nota keuangan, Kamis (23/11) sore mengungkapkan secara umum, nilai pendapatan APBD 2018 ditargetkan sebesar Rp1,072 triliun. “Target pendapatan ini bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp42 miliar, dana perimbangan sebesar Rp836,92 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp193,9 miliar. Selama ini hanya pendapatan yang bersumber dari dana perimbangan saja yang bisa dipastikan tercapai 100 persen,” terangnya.

Dadi juga memaparkan belanja APBD 2018 ditargetkan sebesar Rp1,104 triliun. Nilai belanja ini mengalami penurunan bila dibandingkan dengan belanja dalam APBD 2017. Rincian belanja tersebut terdiri atas belanja langsung sebesar Rp513,35 miliar dan belanja tak langsung sebesar Rp590,9 miliar.

“Dalam RAPBD 2018 juga ada rencana pembiayaan daerah bersih sebesar Rp31,4 miliar yang mana jumlah tersebut merupakan selisih antara rencana penerimaan pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp33,9 miliar dengan rencana pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp2,5 miliar yang akan dialokasikan untuk penyertaan modal pemda,” katanya.

Penetapan RAPBD Melawi sendiri ditargetkan tak melampaui batas waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni pada 30 November mendatang. Pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD Pemkab Melawi sendiri sudah dimulai sejak penyampaian Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA PPAS APBD). (eko/jee)

Komentar