Tiga Tersangka Ditangkap Gelapkan Kayu Log

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 699

Tiga Tersangka Ditangkap Gelapkan Kayu Log
PERIKSA KAYU – Personel Satuan Reskrim Polres Melawi memeriksa kayu gelondongan milik PT SBK yang justru digelapkan oleh oknum petugas penarik rakit. Tiga tersangka diamankan terkait kasus ini. (Ist)
MELAWI, SP – Jajaran Sat Reskrim Polres Melawi menangkap tiga pelaku penggelapan kayu log atau gelondongan milik perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH), PT Sari Bumi Kisuma (SBK), Rabu (3/1) dini hari. Para tersangka ini membawa delapan batang kayu log menggunakan speedboat melalui Sungai Melawi.

Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Samsul Bakri membenarkan pengungkapkan kasus penggelapan kayu log perusahaan tersebut. Ia menjelaskan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa ada kayu ilegal yang dibawa menggunakan rakit melalui jalur sungai.

"Awalnya ada info dari masyarakat tentang kayu ilegal yang lewat (di sungai), kemudian kami tindak lanjuti dan pada pukul 02.30 WIB. Benar ada rakit yang membawa kayu lewat di Sungai Melawi, lantas langsung kami tangkap,” paparnya.

Setelah dicek lebih lanjut oleh jajarannya, Samsul menerangkan, ternyata kayu log tersebut merupakan hasil penggelapan dari PT SBK Nanga Nuak. Untuk memastikannya, Samsul langsung menghubungi pihak PT SBK.

"Di rakit, kami dapati pelaku berjumlah dua orang yaitu YA (53) dan H (33). Dari keterangan pelaku, kayu tersebut didapat dengan menggelapkannya dari PT SBK, kemudian kami pastikan lagi pengakuan pelaku dengan PT SBK,” terangnya.

Samsul juga menyampaikan bahwa pencurian kayu log tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku, satu diantaranya diamankan terpisah.

"Dari YA dan H, diperoleh informasi bahwa masih terdapat satu orang pelaku lainnya, yaitu EP (20). Berdasarkan Identitas yang kami kantongi itu, jajaran Reskrim langsung melakukan pengejaran, dan alhamdulillah jam 09.45 WIB tadi berhasil kami amankan di Sidomulyo," terangnya.

Samsul melanjutkan bahwa dari keterangan pihak PT SBK, ketiga pelaku statusnya memang bukan karyawan PT SBK, namun ketiganya merupakan petugas penarik rakit yang dibayar oleh PT SBK. 

Kasus penggelapan tersebut kini sedang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Melawi untuk proses hukum lebih lanjut. Selain delapan batang kayu log, polisi juga mengamankan mesin speedboat yang digunakan pelaku untuk menarik kayu tersebut. (eko/bah)