Persiapan Pilgub Kalbar di Melawi

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 513

Persiapan Pilgub Kalbar di Melawi
VERIFIKASI FAKTUAL – Tampak petugas verifikasi saat mengunjungi salah satu rumah warga. KPU Melawi segera membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melakukan verifikasi faktual data pemilih jelang Pilgub Kalbar Juni 2018 mendatang. (Net)

KPU Gelar Verifikasi Faktual Data Pemilih


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Melawi akan memulai pemutakhiran data pemilih sebelum melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kalbar mendatang. Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang dikirim oleh KPU RI serta DPT pemilu terakhir akan menjadi dasar bahan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) nantinya.

SP - “Pelaksanaan pemutakhiran data dan daftar pemilih dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Tanggal 19 Januari nanti, KPU akan melakukan Bimtek kepada PPS yang nantinya PPS lah yang memberikan Bimtek kepada PPDP,” kata Komisioner KPU Melawi, Wenefrida K Wati ditemui di kantornya, Selasa (9/1).

Petugas PPDP dapat berasal dari pengurus Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) yang diusulkan oleh PPS yang bersangkutan. Selain itu, PPDP diangkat dan diberhentikan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Weni, sapaan akrabnya menjelaskan, PPDP dalam melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) harus mendatangi pemilih secara langsung. Tahapan coklit tersebut berlangsung pada tanggal 20 Januari sampai dengan 18 Februari 2018.

“Selanjutnya, hasil Coklit tersebut disusun dalam daftar pemilih hasil pemutakhiran yang dilakukan pada tanggal 19 Februari sampai 4 Maret 2018,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Melawi Julita mengatakan, secara ringkas, setiap tahapan dalam pemutakhiran data dan daftar pemilh terdapat mekanisme rapat pleno sesuai dengan tingkatannya yakni PPS, PPK, dan KPU. Dalam setiap pleno juga akan diundang pihak lain yang berkepentingan yakni Petugas Pengawas Lapangan (PPL), Panwascam, Panwaslu Kabupaten, dan Tim Kampanye Pasangan Calon.

“Masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data dan daftar pemilih dengan melihat, mengecek, membaca pengumuman daftar pemilih sementara di Kantor Desa dan di Sekretariat RT/RW atau tempat-tempat strategis lainnya.” 

Pemilih atau pihak yang berkepentingan dapat mengajukan usul perbaikan nama dan identitas lainnya jika terdapat kesalahan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Pengumuman atas usulan tersebut dilakukan pada tanggal 24 Maret sampai dengan 2 April 2018. Perbaikan atas usulan tersebut kemudian dilakukan pada tanggal 3 April  sampai dengan 7 April 2018.

“Selanjutnya, Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan dilakukan pada tanggal 13 April sampai dengan 19 April 2018,” katanya.

Julita menerangkan, pelaksanaan tugas PPDP akan dikawal oleh jajaran penyelenggaraan pemilihan secara berjenjang. Dalam hal ini, KPU Kabupaten atau Kota akan melakukan pemeriksaan terhadap tugas PPDP dengan menggunakan sampel paling sedikit lima persen dari jumlah TPS di Kabupaten/Kota.

“Dalam rangka mendukung keberhasilan tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih, KPU mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi yang belum melakukan perekaman KTP elektronik agar segera melakukan perekaman KTP elektronik. Mengingat daftar pemilih saat ini berbasis KTP el,” pungkasnya. (eko susilo/ang)

Komentar