Minggu, 22 September 2019


Pemilih Baru dan Pemula Diperkirakan Capai 11.853 Jiwa

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 371
Pemilih Baru dan Pemula Diperkirakan Capai 11.853 Jiwa

PEMETAAN - Proses pemetaan pemilih dari DP4 ke TPS yang dilakukan oleh PPK di kantor KPU Melawi, kemarin. Tahapan pemetaan ini dilakukan sebelum Coklit data oleh PPDP dari rumah ke rumah. (SP/Eko)

Pemilih Baru dan Pemula Diperkirakan Capai 11.853 Jiwa


Jumlah hal pilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Juni 2018 mendatang di diprediksi meningkat tajam di Melawi. Hal ini mengingat di Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) terdapat tambahan sebanyak belasan ribu jiwa pemilih baru dan pemula.

SP - “DP4 kita totalnya ada 166.980 jiwa pemilih dan 11.853 jiwa merupakan pemilih pemula dan pemilih baru,” kata Ketua KPU Melawi Julita, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/1).

Untuk proses pencocokan dan penelitian atau Coklit data pemilih, jumlah pemilih yang terdata dalam DP4 akan disebar dalam 518 TPS yang ada di Kabupaten Melawi. Sementara 11 ribuan pemilih pemula dan baru akan diletakkan dalam TPS 0 yang kemudian akan dilakukan penyaringan dimana para pemilih tersebut akan diletakkan.

“Nantinya pemilih baru dan pemula kita cek alamatnya, berada di desa apa, dan masuk dalam KK yang mana. Nah, ini perlu kecermatan dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk memasukkan para pemilih baru ini ke TPS yang tepat,” terangnya.

Seperti pemilih pemula, biasanya akan tergabung dengan domisili orangtuanya sesuai dengan KK. Untuk hal ini, ia juga mengharapkan adanya keaktifan dari orangtua pemilih untuk mengecek nama anggota keluarga yang telah memiliki hak pilih.

“Pengecekan perlu dilakukan, apakah anaknya sudah ada di dalam data kami atau belum. Seperti tadi ada orangtua yang datang untuk mengecek nama anaknya masuk tidak dalam daftar pemilih.” 

Usai pemetaan pemilih ke TPS, KPU akan memulai tahapan Coklit data pada 20 Januari mendatang. Coklit ini serentak dilakukan mulai dari KPU RI sampai tingkat kabupaten/kota. Komisioner KPU juga akan ikut mendampingi PPDP melakukan Coklit dengan target minimal lima rumah per hari.

“Karena itu, sebelum Coklit data pemilih dilakukan, pemetaan pemilih dalam TPS oleh PPK harus sudah rampung sebelum Bimtek yang akan kita gelar di tingkat kecamatan,” ujar Julita.

Ia juga menerangkan, nanti seluruh perlengkapan PPDP akan dibawa dalam proses Bimtek tersebut. Khusus untuk Kota Nanga Pinoh, Julita meminta agar petugas PPDP bisa dihadirkan langsung dalam Bimtek yang akan mulai digelar pada 11 -17 Januari. (eko susilo/ang)