Minggu, 15 Desember 2019


Kasus OTT Pungli Ijazah SMAN 1 Nanga Pinoh, Polres Serahkan Tersangka ke Kejari

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 749
Kasus OTT Pungli Ijazah SMAN 1 Nanga Pinoh, Polres Serahkan Tersangka ke Kejari

Barang bukti uang hasil pungli pengambilan ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh. (SP/Eko)

NANGA PINOH, SP - Setelah melalui proses penyidikan selama kurang lebih tiga bulan, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli uang ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh ternyata sudah memasuki babak baru.

Jaksa dari Kejari Sintang telah menyatakan berkas kasus OTT tersebut lengkap sejak 27 Desember 2017 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadli, melalui Kasat Reskrim, AKP Samsul Bakri melalui pesan singkat  Whatsapp.

"Sudah, tanggal 27 Desember 2017 kemarin  sudah dinyatakan P21. Tersangka dan barang buktinya juga sudah kami serahkan ke Kejari Sintang pada hari Selasa kemarin (30/1)," Jelasnya, Kamis (1/2).

Samsul juga menjelaskan, kasus tersebut melibatkan tiga oknum di SMA N 1 Nanga Pinoh. 

Ketiganya adalah HA yang merupakan Kepala Sekolah, serta MH dan HPM yang merupakan tenaga pendidik merangkap bendahara.

Ketiga Tersangka dikenakan Pasal 12 huruf (e) UU 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto Pasal 368 KUHP junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 20 Tahun.

Sebelumnya, Satgas Saber Pungli Polres Melawi berhasil menjaring tiga orang oknum PNS SMAN 1 Nanga Pinoh melalui OTT. 

Ketiganya terbukti melakukan pungli sebesar Rp 200.000 untuk pengambilan setiap ijazah kepada masing-masing siswa yang telah tamat dari SMAN 1 Nanga Pinoh. (eko)