Narkoba dan Medsos Dapat Ancam Generasi Bangsa, Program GOW Diminta Melihat Fenomena Masa Kini

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 328

Narkoba dan Medsos Dapat Ancam Generasi Bangsa, Program GOW Diminta Melihat Fenomena Masa Kini
MUKER - Bupati Melawi membuka Musyawarah Kerja (Muker) GOW V yang mengagendakan pemilihan ketua dan pengurus baru serta penyusunan program kerja. (SP/Eko)
Kegelisahan orang tua terhadap berbagai fenomena masa kini, mulai dari pengaruh media sosial (medsos) yang bisa berdampak pada perkembangan karakter generasi bangsa. Termasuk peredaran narkoba yang mengancam masa depan anak muda.

SP - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Melawi pun diharapkan, bisa melihat persoalan ini dan berupaya membangun solusi konkrit melalui program kerja yang bisa dibuat.

“Mengapa ini kita dorong pada GOW, karena GOW adalah organisasi yang anggotanya juga merupakan gabungan organisasi-organisasi wanita yang ada di Melawi. Peran dan fungsinya sangat kaya,” kata Bupati Melawi, Panji saat membuka Musyawarah Kerja (Muker) GOW Melawi, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kamis (3/5).

Dikatakan Panji, wanita memiliki peran strategis untuk menyiapkan generasi yang bertakwa sesuai dengan keimanan masing-masing. Karena itu, kepada para ibu, inilah generasi bangsa dipersiapkan.

“Saya menitipkan generasi bangsa kita, untuk dipersiapkan menjadi manusia yang bertakwa dan berkualitas,” katanya.

Musyawarah kerja yang dijalankan GOW penting dilakukan karena kerja tanpa arah dan tujuan, hasilnya juga tak ada. Karena itu perlu perencanaan, kemana nantinya organisasi ini akan dibawa.

“Kemudian dari program yang akan dirancang, ada tidak melihat kegelisahan sosial masa kini. Dari kegelisahan ini, bisa nanti disusun sebuah program untuk menjadi perhatian kita pada berbagai persoalan tersebut,” katanya.

Begitu pula terkait penggunaan medsos. Panji mengatakan bila tak mampu mengendalikan atau salah menggunakan, maka hubungan persaudaraan pun bisa rusak. Karena itu, perlu adanya pemberian pemahaman pada anak dan keluarga agar medsos tak menjadi pemecah persatuan.

“Ini menarik bila menjadi perhatian di tataran GOW. Mengingat di dalam GOW juga terdapat beragam organisasi, termasuk organisasi keagamaan maupun kesukuan,” pesannya.

Ketua GOW Melawi, Raisya Sarbina menerangkan, Muker V GOW digelar karena berakhirnya kepengurusan GOW lama dan memilih ketua dan pengurus yang baru. Muker juga menentukan program kerja GOW ke depan.

“Kita mengharapkan program kerja GOW terdahulu bisa tetap diteruskan oleh pengurus, di antaranya penyuluhan dan sosialisasi ke kecamatan,” katanya.

Kemudian, bagaimana para kaum perempuan bisa semakin sejahtera, utama dari sisi ekonominya, pendidikan serta sosialnya. GOW juga ingin membuat sebuah usaha mikro dimana para perempuan bisa mengembangkan produksi tanaman pangan, seperti ubi sebagai oleh-oleh khas Melawi. (eko susilo/pul)