Senin, 23 September 2019


Pensiun PNS Tak Sebanding dengan Kuota Penerimaan

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 435
Pensiun PNS Tak Sebanding dengan Kuota Penerimaan

Ilustrasi. (Net)

NANGA PINOH, SP - Sebanyak 96 PNS akan memasuki masa purna tugas pada 2018 ini. Profesi guru paling banyak mendominasi PNS yang pensiun. Sejumlah kepala dinas juga diketahui akan mengakhiri masa baktinya tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Melawi, Paulus belum lama ini mengungkapkan, jumlah PNS yang pensiun tahun ini terbilang cukup tinggi. Sementara untuk penerimaan CPNS sudah beberapa tahun tak dilakukan karena adanya moratorium.

“Tahun ini 96 PNS pensiun. Ada juga yang meninggal. Memang setiap tahunnya kurang lebih sebanyak ini yang pensiun. Sehingga memang jumlah pegawai kita terus berkurang," terangnya.

Sementara itu, pada 2019, BKPSDM memperkirakan jumlah PNS yang pensiun mencapai lebih dari 70 orang. Karena itu, menurutnya, Pemkab Melawi terus berupaya agar bisa mendapat jatah kuota penerimaan CPNS tahun ini.

“Kita tinggal menunggu kuota CPNS dari pusat. Memang, rapat terakhir, Kemenpan, Kemenkeu dan BKN, pemerintah sudah mengupayakan penerimaan CPNS dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara,” ujarnya.

Paulus menyebutkan, usulan dari tiap kabupaten/kota juga mengacu pada jumlah PNS yang pensiun sejak 2018 hingga 2019. Kebutuhan pegawai untuk Melawi sendiri masih terbilang sangat tinggi.

“Untuk lingkungan pemerintahan di luar guru saja perhitungan kita masih kurang sekitar 1.400 pegawai. Kalau khusus guru, kita setidaknya kekurangan seribuan guru. Dan untuk tenaga kesehatan kita masih sekitar 500 pegawai,” katanya.

Hanya saja, Paulus memaklumi bila tak seluruh usulan dari daerah bisa terpenuhi, mengingat keterbatasan anggaran yang ada. Namun, Ia berharap pemerintah pusat bisa mempertimbangkan jumlah pegawai yang terus berkurang sepanjang beberapa tahun terakhir ini.

“Kita terus berjuang, karena pegawai yang pensiun, maupun pindah atau meninggal cukup banyak di Melawi. Sekarang tinggal menunggu kepastian kuota yang diberikan oleh pusat. Informasi akan diumumkan setelah pemilu serentak,” pungkasnya. (eko/pul)