Kuota CPNS Melawi Tak Terpenuh

Melawi

Editor Angga Haksoro Dibaca : 219

Kuota CPNS Melawi Tak Terpenuh
Seleksi tes CPNS Kayong Utara.
Nanga Pinoh, SP - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Melawi, Paulus mengatakan kuota CPNS Melawi sebanyak 260 tak terpenuhi. Hanya 64 peserta dari total 3.862 peserta yang mengikuti SKD yang lulus passing grade.  

Dikatakan Paulus, Pemkab Melawi sudah mengirim surat ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara untuk menurunkan nilai ambang batas (passing grade).  

Dalam surat yang ditandatangani Bupati Melawi, Panji, meminta agar dilakukan peninjauan kembali terhadap Peraturan Menteri PAN RB 37/2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) pengadaan CPNS tahun 2018.    Peninjauan ini dalam surat tersebut dinilai diperlukan karena tanpa adanya penyesuaian, maka alokasi formasi CPNS Melawi tahun 2018 tidak dapat terpenuhi.   

“Ini adalah salah satu usaha agar jangan sampai formasi CPNS yang diberikan oleh pemerintah pusat malah tak terisi karena gugurnya para pelamar CPNS pada tes CAT BKN. Fenomena ini sendiri tak hanya terjadi di Melawi, tapi juga di daerah lain di Indonesia,” katanya.  

Paulus mengakui kecewa dengan hasil tes CPNS. Karena Pemda sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya.   Paulus juga mengungkapkan sebelum dilaksanakan tes CPNS, ada sejumlah formasi yang kosong alias tak ada pelamar.

Diantaranya formasi dokter spesialis sebanyak empat orang, kemudian formasi K2 dari tujuh formasi hanya ada dua yang mendaftar dan satu formasi administrasi perkantoran D3 juga kosong pelamar.  

“Jadi total yang kosong karena tidak ada pelamar saja sudah mencapai 10 formasi. Nah, sekarang tinggal 250 kuota CPNS" ucapnya.  

Banyaknya peserta yang tak mencapai passing grade utamanya untuk tes kepribadian (TKP) menjadi penyebab gagalnya peserta CPNS Melawi ke jenjang tes berikutnya.

Paulus pun berharap ada kebijakan baru dari pemerintah pusat sehingga formasi yang ada tetap terisi. Baik dalam bentuk penurunan passing grade atau menggunakan sistem rangking. (eko)