Satgas Bansos Awasi Penyaluran Dana Bansos, Oknum Nakal Bakal Diciduk Polisi

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 162

Satgas Bansos Awasi Penyaluran Dana Bansos, Oknum Nakal Bakal Diciduk Polisi
AWASI - Koordinasi Kabag Ops Polres Melawi dengan Kepala Dinsos Melawi terkait pengawasan penyaluran dana bansos. Polres sendiri sudah membentuk Satgas Bansos untuk mengantisipasi penyalahgunaan dana hibah dan bansos. (Ist)
Kabag Ops Polres Melawi, AKP Sofyan
“Penerima bansos agar jangan mengandalkan pemberian bantuan pemerintah saja. Namun juga harus lebih kreatif, untuk membangun ekonominya sendiri,”

NANGA PINOH, SP – Polres Melawi akan ikut serta mengawasi penyaluran dana bantuan sosial, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. Pengawasan melalui Satuan Tugas Daerah Pengamanan dan Penegakan Hukum (Satgasda Pam dan Gakkum) ini, diharapkan meminimalisir penyimpangan dan penyalahgunaan dana hibah, maupun bansos yang dikelola Pemda.

Kabag Ops Polres Melawi, AKP Sofyan saat melakukan koordinasi pengawasan penyaluran banso di Dinas Sosial mengungkapkan, Satgasda Pam dan Gakkum yang sudah dibentuk, bisa mengurangi terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bansos.

“Adanya kerjasama Kementerian Sosial dengan pihak kepolisian dalam mengawal penyaluran dana, agar dapat memastikan tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, melalui pengawalan kepolisian kepada penerima yang paling membutuhkan,” ujarnya, Rabu (13/2).

Sofyan menjelaskan, rapat koordinasi yang digelar bersama Dinsos bertujuan, menyosialisasikan keberadaan Satgas Bansos yang dibentuk oleh Polres Melawi, agar seluruh stakeholder mengetahui pelaksanaan hibah dan bansos saat ini, dikawal dan diamankan oleh seluruh aparatur kepolisian di setiap tingkatan.

“Kepada pihak-pihak yang masih mau bermain-main dengan hibah bansos, apabila masih membandel akan berurusan dengan kepolisian,” tegasnya.

Sofyan menyampaikan, pelaksanan kegiatan tersebut merupakan turunan dari Nota Kesepahaman (Mou), antara Menteri Sosial RI dengan Kapolri yang ditandatangani pada tanggal 11 Januari 2019. 

Kesepakatan ini ditindaklanjuti Polres Melawi dan Jajarannya. Ia menambahkan, selain mengawal, petugas juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Penerima bansos agar jangan mengandalkan pemberian bantuan pemerintah saja. Namun juga harus lebih kreatif, untuk membangun ekonominya sendiri,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Melawi Ramdha Suhaimi, mengatakan, selama ini kelemahan bansos terletak dalam pengelolaan penyalurannya saja. Karena itu, kerjasama dengan pihak kepolisian ini menjadi terobosan baru untuk menciptakan pengawasan yang lebih ketat.

Ia menegaskan, manajemen penyampaian ini tidak sederhana. Seringkali pihaknya dapat laporan, salah sasaran, atau tidak sesuai jumlah dan lain-lainnya. Tidak ada salahnya birokrasi ini dibantu oleh kepolisian untuk memastikan hal-hal yang tadi tidak terjadi, seperti tahun-tahun sebelumnya. (eko/lis)

Kawal Penyaluran Bansos 

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, sebelumnya telah mengintruksikan, agar jajarannya mempersiapkan untuk mengawal penyaluran dana bansos tersebut.

“Polres Melawi dan Polsek Jajaran siap membantu dalam hal pengawasan penyaluran bantuan sosial  dan akan menyampaikan secara transparan  kepada Publik dengan cara ekspos media massa,” ujarnya.

Kapolres berkata, melalui Kasatgas dan Kasub Satgas Bansos yang telah dibentuk oleh Polres Melawi, nantinya akan dipelajari mekanisme bantuan, dan siapa saja yang menerima bantuan tersebut. 

“Jangan sampai memunculkan persoalan hukum dan masalah keamanan,” pungkasnya. (eko/lis)