Kamis, 19 September 2019


Kemarau Surutkan Sungai dan Danau Kapuas Hulu

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 121
Kemarau Surutkan Sungai dan Danau Kapuas Hulu

SURUT – Sungai Kapuas di Putussibau Kapuas Hulu surut sejak dua minggu terakhir.

Sungai dan danau di Kapuas Hulu mengering. Hujan tak turun dalam dua minggu terakhir. Sedang panasnya matahari, selalu mendominasi. Namun dibalik itu, ada rezeki selalu basah.

Kondisi itu dimanfaatkan warga untuk mencari ikan. Sebagian karena hobi, namun lebih banyak yang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Nelayan Danau Kenelang, Suhaid, Anoi menyampaikan, kemarau terjadi hampir dua minggu terakhir. Meski terik matahari di siang hari sudah bukan-bukan, dia tetap bersyukur. Berkah melimpah. Tangkapan ikannya meningkat bila dibandingkan hari biasa.

"Pada kondisi kemarau saat ini saya mampu mendapatkan ikan sekitar puluhan kilogram per harinya," terangnya, Minggu (24/3).

Di hari normal biasa, tangkapan ikannya tak pernah sampai dua digit kilogram. Namun memang, tangkapan melimpah buat harga ikan lebih murah. 

"Jika ikan banjir maka secara otomatis harganya juga akan jatuh," jelasnya.

Untuk menaikkan nilai ekonomis tangkapannya, dia tak menjual langsung. Ikan-ikan itu diolah kembali. Seperti dibikin kerupuk baik basah dan kering, dibuat ikan asin, ikan asap dan lain sebagainya.

"Namun terkadang karena banyaknya ikan, kami tidak mampu mengolahnya semua, melainkan kami jual juga dalam bentuk mentah," tuturnya.

Hasil penjualan ikan mentah, digunakan untuk biaya operasional menangkap ikan. Seperti membeli bahan bakar minyak (BBM), memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli garam serta tepung untuk membuat olahan ikan.

"Kemarau ini adalah waktu yang paling ditunggu oleh para nelayan, sebab dalam satu kali kemarau nelayan mampu mendapatkan hasil sampai puluhan juta rupiah," terangnya.

Sementara itu, Toni penghobi mancing menyampaikan, waktu libur digunakannya untuk bersantai bersama keluarga dengan memancing ikan di Danau Siawan, Kecamatan Bunut Hilir.

"Ikan berlimpah saat ini, dalam satu kali turun memancing saya mampu menangkap ikan yang banyak," tuturnya.
Saat ini danau dan sungai sudah hampir dipenuhi oleh perahu para nelayan dan pemancing. Kondisi airnya juga sudah semakin kering.

"Saya berharap kondisi kemarau ini dapat berlangsung lama, ini bagian dari berwisata juga," terangnya. (syapari/balasa)