Desa Sungai Bakah Bangun Jembatan Gantung dengan Dana Desa

Melawi

Editor elgiants Dibaca : 222

Desa Sungai Bakah Bangun Jembatan Gantung dengan Dana Desa
PENANCAPAN - Penancapan tiang pertama pondasi jembatan gantung Sungai Bawah oleh masyarakat bersama bhabinkamtibmas Pinoh Selatan. ist
NANGA PINOH, SP - Desa Sungai Bakah, Kecamatan Pinoh Selatan, akhirnya memutuskan membangun jembatan gantung untuk memperlancar akses transportasi penghubung desa tersebut dengan desa lainnya. Jembatan tersebut dianggarkan melalui dana desa 2019 sebagai pengganti jembatan lama yang terputus akibat terjangan banjir tahun lalu.

Peletakan tiang pertama pembangunan jembatan gantung itu digelar pada Selasa (2/4) lalu. Sejumlah pihak hadir dalam acara tersebut, baik jajaran ketua BPD, kadus, jajaran tumenggung hingga pendeta, dan tokoh masyarakat serta bhabinkamtibmas Pinoh Selatan, Brigadir Asep Supriyadi.

Kades Sungai Bakah, Lutih, menjelaskan kebutuhan akan jembatan  gantung ini sangat  penting bagi masyarakat. Mengingat, jembatan ini menghubungkan tiga desa di Pinoh Selatan, yaitu Desa Sungai Bakah, Desa Nyangai, dan Desa Bina Jaya.

"Sudah hampir tujuh  bulan, dari  November 2018 sampai bulan April 2019 masyarakat terisolir akibat jembatan Sungai Bakah roboh akibat banjir bandang. Saat ini masyarakat Desa Sungai Bakah, Desa Nyangai, dan Desa Bina Jaya hanya bisa menggunakan rakit buatan masyarakat untuk akses jalan menuju Kecamatan Pinoh Selatan," ungkapnya.

Pembangunan jembatan gantung itu, lanjut Lutih, menjadi alternatif bagi masyarakat agar bisa menyeberangi sungai tanpa harus menunggu adanya rakit penyeberangan. Mengingat masyarakat sulit menyeberang bila arus sungai sangat deras.

"Kadang, rakit juga tak tersedia saat malam hari. Biaya yang dikeluarkan masyarakat juga untuk pulang pergi lumayan besar," katanya.

Menurut Lutih, Berbagai pertimbangan itulah, menjadi pertimbangan desa untuk membangun jembatan gantung melalui dana desa sebesar Rp450 juta. Jembatan tersebut dibangun tidak tepat pada jembatan yang roboh, tapi lebih sedikit ke hulu sungai. 

"Harapan kita, tentu agar akses transportasi bisa lancar, walau mungkin untuk sementara hanya bisa dilalui orang dan kendaraan roda dua. Sembari menunggu pembangunan jembatan rangka baja dari pemerintah," harapnya.

Sementara itu, Bbhabinkamtibmas Pinoh Selatan, Brigpol Asep Supriyadi, menjelaskan bahwa jembatan tersebut sangat berguna bagi masyarakat. Sebelumnya, di tempat tersebut pernah berdiri jembatan kayu yang roboh akibat banjir dan menyebabkan akses transportasi masyarakat dan perekonomian masyarakat agak terganggu.

"Semoga dengan keberadaan jembatan gantung nantinya, bisa menjadi solusi untuk menggantikan jembatan kayu yang roboh tahun lalu," pungkasnya. (eko/lha)