Senin, 23 September 2019


KPU Melawi Menggelar Jalan Santai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 102
KPU Melawi Menggelar Jalan Santai

JALAN SANTAI - Komisioner KPU Melawi bersama Wakapolres dan Camat Nanga Pinoh mengikuti jalan santai dalam rangka Pemilu Run. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian sosialisasi KPU untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

 NANGA PINOH, SP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Melawi ikut menggelar Pemilu Run, kegiatan yang digelar serentak secara nasional pada Minggu (7/4). Kegiatan yang dipusatkan di halaman eks Kantor Bupati Melawi itu diisi dengan jalan santai serta pembagian sejumlah doorprize pada para peserta yang hadir.

Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo mengungkapkan, Pemilu Run menjadi bagian sosialisasi KPU untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 yang tinggal 10 hari lagi.

“Memang semestinya digelar dengan berlari bersama, tapi memang konsep penyelenggaraan diserahkan ke daerah masing-masing. Kalau tak memungkinkan lari, ya dilakukan jalan santai seperti di Melawi,” katanya.

Dedi menjelaskan, Pemilu Run menjadi ajang untuk sosialisasi, mengingatkan masyarakat dengan pelaksanaan pemilu yang semakin dekat. 

“Melalui Pemilu Run, KPU menyosialisasikan beberapa hal, mulai dari pentingnya pemilu ini bagi bangsa Indonesia, pengecekan DPT, tanggal dan jam pemungutan suara, pengenalan parpol peserta pemilu, pasangan capres cawapres, hingga tata cara pindah memilih, serta jumlah dan jenis surat suara,” paparnya.

Pemilu Run, lanjut Dedi, juga menjadi tempat untuk mengajak masyarakat memerangi hoaks, ajakan antigolput, politik uang, dan politisasi Suku, Ras, dan Agama (SARA).

“Serta imbauan untuk menciptakan pemilu yang jujur dan adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia,” imbuhnya.

Dedi juga mengungkapkan, terkait proses pindah memilih, akan dibatasi hingga 10 April mendatang. Namun, tidak seluruh pemilih bisa dilayani untuk proses pindah memilih. Kali ini, kata dia, terbatas untuk kategori khusus.

“Yang diakomodir, yang memang dalam keadaan tidak terduga atau di luar kemampuan dan kemauannya, seperti dirawat di rumah sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana serta menjalankan tugas pada saat pemungutan suara,” terangnya.

Untuk penempatan bagi pemilih yang mengurus pindah memilih, akan melihat Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat serta ketersediaan surat suara. Menurut Dedi, pindah memilih hingga 10 April memang dibatasi mengingat KPU harus memperhitungkan juga ketersediaan logistik surat suara.

“Karena tiap TPS hanya mendapatkan surat suara cadangan sebesar dua persen,” tuturnya. (eko/lha)

Cerminan Komitmen Semua Pihak

Mewakili Bupati Melawi, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Melawi, Imansyah mengatakan, pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pelaksanaan pemilu juga harus diwujudkan dengan pemilu yang damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Kontestasi pemilu tentu memunculkan potensi konflik dan sengketa di mana setiap peserta bersaing untuk memperoleh hasil maksimal, ditambah lagi pendukung dan simpatisan tak jarang menjadi pemantik konflik dan memperuncing sengketa pemilu,” katanya.

Imansyah melanjutkan, dengan Pemilu Run yang bertemakan Pemilu Berdaulat Negara Kuat mencerminkan komitmen bersama antara semua pihak pemangku kepentingan, penyelenggara, pengawas, peserta, dan pihak keamanan bersama masyarakat untuk menyukseskan Pemilu Serentak 17 April serta mengobarkan semangat mewujudkan pemilu yang damai, aman, dan tertib.

“Kita percaya, penyelenggara sehat, peserta pemilu sehat, maka demokrasi juga akan sehat. Mari kita berjalan bersama dengan masing-masing warna kita, namun tetap demi demokrasi yang transparan dan berintegritas,” ucapnya.

Usai pelaksanaan pembukaan Pemilu Run, seluruh peserta bersama KPU dan undangan mengikuti jalan santai dengan rute dari halaman eks Kantor Bupati Melawi hingga ke ruas jalan dua jalur. Usai jalan santai dilakukan pembagian doorprize berupa sejumlah perangkat elektronik, sepeda hingga sepeda motor pada peserta yang beruntung. (eko/lha)