Rabu, 13 November 2019


Ibu Muda Gantung Diri di KKLK

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 283
Ibu Muda Gantung Diri di KKLK

BARANG BUKTI - Kain yang digunakan korban Amelia gantung diri di rumahnya di Desa Tanjung Sari, Nanga Pinoh.

NANGA PINOH, SP – Seorang ibu muda ditemukan meninggal dunia tergantung di kamar tidurnya sendiri, di Desa Tanjung Sari atau KKLK, Kecamatan Nanga Pinoh, Minggu (7/4) pagi. 

Korban bernama Amelia Resti (18), didapati oleh sang suami, Candra, gantung diri menggunakan kain panjang.
 
Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Mulai Sembiring ditemui di Kantornya, Senin (8/4), mengungkapkan kronologis kejadian berawal dari saat Candra, sang suami baru saja selesai mencuci baju dan hendak mengambil gantungan baju di dalam kamar.

“Saat itu, rupanya pintu kamar sudah terkunci. Suami korban kemudian memanggil korban tak dijawab. Langsung pintu didobrak, ternyata melihat istrinya sudah tergantung di dalam kamar,” katanya.

Dari keterangan sang suami, kata Sembiring, tidak ada cekcok atau persoalan sebelumnya dengan sang istri. Hanya memang saat keduanya bangun pagi, suami korban sempat bertanya ke istri, soal raut muka istri yang terlihat masam.

“Namun, istrinya bilang ndak ada apa-apa. Istrinya kemudian meminta Candra untuk mencuci baju. Nah, selesai mencuci baju itu, kemudian Candra berencana kembali ke kamar mengambil gantungan baju. Saat itu, rupanya pintu sudah dikunci korban,” terangnya.

Candra sendiri, kata Sembiring, langsung menurunkan sang istri dan kemudian membaringkannya di atas kasur. Ia juga langsung berteriak untuk meminta tolong kepada tetangga sekitar.

“Anggota polisi yang mendapat informasi juga langsung ke TKP di Dusun Sari Mulyo, Desa Tanjung Sari. Kemudian membawa korban untuk visum di RSUD Melawi,” tuturnya.

Sejauh ini, lanjut Sembiring, motif korban bunuh diri masih dalam penyelidikan. Pengambilan keterangan saksi belum dapat dilakukan karena suami korban masih berduka dan sedang memakamkan jenazah sang istri.

“TKP ini merupakan rumah keluarga Candra. Selain pasangan ini, terdapat mertua korban yang tinggal di dalam rumah,” pungkasnya. (eko/lha)