Wakapolres Ingatkan Penyaluran PKH Tepat Sasaran

Melawi

Editor elgiants Dibaca : 90

Wakapolres Ingatkan Penyaluran PKH Tepat Sasaran
Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Polres Melawi terkait penyaluran PKH. Ist
Wakapolres Melawi, Kompol Jajang, mengingat agar penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) bisa tepat sasaran. Pihak kepolisian akan memantau setiap penyaluran PKH melalui Satgas Bansos yang telah dibentuk Polres Melawi. 

Hal ini disampaikan Jajang dalam FGD di Nanga Pinoh, Kamis (11/4). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah stakeholder di bidang penyaluran PKH seperti Kemensos, Dinas Sosial, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa serta masyarakat penerimaan PKH di Nanga Pinoh. 

"Setelah adanya MoU dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan Polri, jadi Bansos PKH ini tidak luput dari perhatian Polri secara khusus Polres Melawi dalam hal pengawasan dan pengamanan, agar Bansos PKH ini tepat sasaran, tepat jumlahnya, tepat waktunya," ujarnya.

Jajang melanjutkan,  masyarakat yang menerima PKH mendapat pendampingan dari para Bhabinkamtibmas yang di tingkat kecamatan. Ia pun berpesan agar masyarakat memanfaatkan dana bansos secara baik dan bijak.

"Besar harapan pemerintah memberikan Bansos PKH ini, agar meningkatkan perekonomian masyarakat secara luas," ucapnya.

Di Kabupaten Melawi sendiri, ada 10.168 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat. Jajang mengatakan, tentunya ini akan menimbulkan permasalahan dan juga dapat menimbulkan kecemburuan sosial apabila ada penyaluran yang tidak sesuai atau pendataan yang kurang pas.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Kementrian Sosial Provinsi Kalbar Serik Natalina,  menjelaskan dalam menentukan masyarakat yang mendapatkan bantuan Sosial PKH bukan dari Kepala Desa atau Perangkat Desa setempat, namun yang memberikan data PKH adalah dari Basis Data Terpadu (BDT) kemiskinan.

"Dan yang namanya sudah masuk dalam BDT belum pasti mendapatkan Bansos PKH ini karena apabila sudah mampu bisa digantikan orang lain yang posisinya masih belum mampu, tapi namanya ada dalam DBT ini,” ungkapnya.

Kasat Binmas, AKP Theodorus Pardamean Marbun, juga mengimbau masyarakat yang menerima Bansos PKH agar dapat dipergunakan dengan bijaksana dan tepat sasaran, seperti membuka ekonomi mikro. Hal tersebut dinilainya lebih efisien karena memiliki jangka waktu yang lama, serta memilik keuntungan dari segi pendapatan.

"Hal semacam inilah yang diharapkan oleh pemerintah dalam memberikan Bansos PKH ini, agar ekonomi masyarakat meningkat, kesejahteraan merata," jelasnya. (eko/lha)