Bawaslu Tertibkan Ratusan APK Hingga Subuh

Melawi

Editor elgiants Dibaca : 40

Bawaslu Tertibkan Ratusan APK Hingga Subuh
MENERTIBKAN - Jajaran Bawaslu bersama tim gabungan kepolisian dan Satpol PP menertibkan APK sepanjang jalan protokol Nanga Pinoh. Ist
NANGA PINOH, SP – Memasuki masa tenang Pemilu 2019, Bawaslu Melawi bersama aparat terkait melakukan penertiban pada seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang di sejumlah ruas jalan protokol hingga sekretariat partai dan posko tim pemenangan, Minggu (14/4) dini hari. 

Begitu banyaknya APK yang terpasang membuat tim gabungan harus bekerja ekstra hingga subuh.

“Penertiban APK mulai dari spanduk, baliho, poster hingga stiker dilakukan oleh Bawaslu bekerja sama dengan KPU, aparat kepolisian serta Satpol PP yang dimulai pukul 24.00,” kata Ketua Bawaslu Melawi, Johani, Minggu (14/4).

Johani memaparkan rute penertiban APK di sepanjang jalan protokol. Tim penertiban dibagi dua, yakni satu tim bergerak dari arah gerbang selamat datang di Desa Tanjung Tengang menuju ke arah pasar Nanga Pinoh dan satu tim lagi bergerak dari arah km 10, Dusun Tahlut Desa Semadin.

“Penertiban juga dilakukan di sekretariat partai atau posko pemenangan, di mana bila ada spanduk atau baliho yang memuat foto pasangan calon, logo partai serta ada nomor urut juga kita bersihkan semua,” katanya.

Diakui Johani, dengan keterbatasan alat dan petugas serta ditambah waktu yang sudah mendekati subuh, ada beberapa titik, APK belum diturunkan. Namun, sudah dibangun kesepakatan dengan pemilik lahan untuk menurunkan sendiri APK tersebut.

“Nanti, kita akan pantau lagi pada 14 April, apakah sudah diturunkan sendiri atau belum. Kalau belum, kita akan lakukan penertiban selanjutnya. Untuk semalam, hanya baru difokuskan di jalan protokol mulai dari arah kafe Mika hingga Tahlut,” jelasnya.

Sedangkan untuk desa-desa dalam kota Nanga Pinoh, nanti penertiban diserahkan pada Panwaslu Kecamatan bersama PPD. Mereka, kata Johani, rencananya akan bergerak pada hari Minggu ini.

“Alat peraga kampanye harus sudah bersih, selambat-lambatnya satu hari sebelum pencoblosan. Dengan keterbatasan personel dan alat yang ada, maka kita fokus di jalan protokol. Sedangkan untuk di gang-gang dan desa kita minta untuk dilakukan penertibannya oleh Panwascam. Begitu juga di kecamatan lain, sudah ada yang bergerak bersama serentak dengan kita tadi malam,” paparnya.

Johani juga mengimbau pada masyarakat, mengingat sudah memasuki minggu tenang, bila ada ditemukan APK, baik spanduk atau baliho dan pamflet yang masih terpasang, bila masyarakat memerlukan, silakan diambil.

“Kalaupun tidak punya kepentingan untuk mengambilnya, mohon untuk menyampaikan Bawaslu dan jajarannya di tingkat bawah,” katanya.
Diungkapkan Johani, ada juga beberapa APK yang sudah dibongkar sendiri oleh partai peserta pemilu. Seperti yang dilakukan PKS, setelah mengikuti rapat koordinasi dengan Bawaslu, mereka langsung bergerak pada Sabtu sore untuk menurunkan APK. Ada juga sejumlah partai lainnya yang melakukan hal serupa.

“Tentu kita sangat terbantu sekali dengan hal seperti ini. Artinya, ada kesadaran dan kerja sama dari penyelenggara maupun peserta pemilu. Ini yang kita harapkan. Walau memang yang kita tertibkan jumlahnya lebih banyak. Volume yang kita tertibkan semalam, lebih dari 100 APK, baik baliho, spanduk hingga umbul-umbul,” pungkasnya. (eko/lha)