Selasa, 17 September 2019


Satnarkoba Melawi Bekuk 10 Tersangka

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 115
Satnarkoba Melawi Bekuk 10 Tersangka

KASUS NARKOBA - Rilis pers Polres Melawi terkait penanganan kasus narkoba selama 2019. 10 tersangka berhasil diamankan oleh jajaran Satnarkoba.

NANGA PINOH, SP – Polres Melawi mengungkap penanganan kasus narkoba sejak awal 2019 hingga Mei. Ada delapan kasus yang berhasil diungkap dengan total 10 tersangka. Satuan Narkoba Polres Melawi sendiri menyasar jaringan pengedar, termasuk di antaranya residivis kasus narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Melawi, AKP Dedy Siregar mengatakan, penangkapan para tersangka ini berada di dua kecamatan, yaitu Nanga Pinoh dan Belimbing. Satu kasus lagi yang berhasil diungkap yakni seorang pemuda yang dibekuk di dekat Indomaret Simpang Stadion Raden Temenggung.

“Hasil tes urin yang bersangkutan positif methapetamine. Mengapa tidak langsung kita publish saat itu, karena kita mengedepankan asas praduga tak bersalah. Jadi, barang bukti dan tes urin harus dilakukan uji lab,” jelasnya.

Dedy menerangkan, dari sepuluh tersangka yang berhasil diamankan dari tempat dan waktu yang berbeda, terdapat satu yang berstatus residivis. Yang bersangkutan  bahkan baru 12 hari keluar dari Lapas Pontianak.

“Dugaan kita, barang ini berasal dari dalam Lapas. Karena di sana dianggap tempat yang paling aman untuk melakukan transaksi,” katanya.

Dedy pun mengungkapkan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi pencegahan terhadap masyarakat, agar tak ada lagi masyarakat yang menjadi korban, pelaku atau bahkan tersangka narkoba.

“Karena tak ada satu institusi pun yang kebal dari narkoba. Kita selama ini pilah-pilah, kalau pengedar, bandar atau mantan napi, tetap akan kita tindak,” tegasnya.

Ditambahkan Dedy, saat ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan Rehab Berbasis Masyarakat (RBM) kota Juang Melawi sebagai tindak lanjut bila didapati adanya korban narkoba yang memerlukan rehabilitasi. Misalnya, bila dalam Operasi Pekat didapati masyarakat yang positif menggunakan narkoba, maka polisi akan meminta asesmen dari RBM.

“Keluarga juga kita undang, agar mereka tahu perilaku yang bersangkutan dan ikut mengawasi serta memberikan masukan. Intinya, ada asesmen tersendiri bagi rehab korban narkoba,” pungkasnya. (eko/lha)

Hasil Kerja Lima Bulan

Wakapolres Melawi, Kompol Jajang dalam rilis pers di Mapolres Melawi, Rabu (15/5) sore memaparkan, delapan kasus yang ditangani jajarannya merupakan hasil kerja selama lima bulan terakhir.

“Empat kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Empat kasus lainnya masih penyidikan. Total 10 tersangka berhasil diamankan, termasuk satu perempuan. Sedangkan barang bukti yang disita, yakni 21,48 gram sabu dan enam butir pil ekstasi,” terangnya. (eko/lha)