Senin, 23 September 2019


Ruas Pinoh-Kota Baru Kerap Makan Korban

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 110
Ruas Pinoh-Kota Baru Kerap Makan Korban

MENIMBUN - Perbaikan di ruas jalan Pinoh-Kota Baru, khususnya di kawasan Bukit Lintang oleh Satlantas Polres Melawi dengan menimbun lubang yang kerap menyebabkan kecelakaan. ist

NANGA PINOH, SP - Kerusakan di sepanjang ruas jalan provinsi Nanga Pinoh – Kota Baru di Kabupaten Melawi, sudah menyebabkan satu korban meninggal di musim Lebaran 1440 H. 

Satlantas Polres Melawi pun berinisiatif melakukan tambal sulam sejumlah lubang, khususnya di wilayah Bukit Lintang, Kecamatan Pinoh Selatan, kemarin.

Kegiatan ini dilakukan oleh Satlantas yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Melawi, AKP Aang Permana. Mereka melakukan pengecoran jalan yang berlubang di sepanjang jalan.

Selain melakukan penimbunan jalan berlubang dengan cara pengecoran, Satlantas juga melakukan penimbunan material tanah dan batu di sejumlah titik jalan berlubang serta pemasangan baliho rambu imbauan lalu lintas, agar pengendara tetap berhati-hati di jalan. Perbaikan dilakukan di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2019.

Aang, yang dihubungi melalui seluler menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan pihaknya adalah untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, serta melancarkan arus lalu lintas.

“Jalan yang ada di sepanjang jalan provinsi Nanga Pinoh – Kota Baru ini banyak yang mengalami kerusakan atau berlubang, sehingga akan membahayakan para pengguna jalan,” ujar Aang.

Aang juga mengatakan, jalan yang ada di sepanjang ruas jalan Provinsi Nanga Pinoh – Kota Baru selain banyak berlobang, juga banyak tikungan tajam, sehingga kalau kurang hati-hati akan membahayakan bagi para pengguna jalan.

Menurut Aang, kegiatan penimbunan jalan rusak dilakukan pihaknya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas.

Aang menegaskan, pihak kepolisian hanya berbuat untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pengguna jalan di wilayah itu.

"Kerja bakti yang dilaksanakan ini, diharapkan akan menjadi amal ibadah bagi anggotanya dan berguna bagi masyarakat pengguna jalan," katanya.

Kerusakan jalan yang semakin parah itu, membuat masyarakat dan pengguna jalan sangat berharap agar instansi terkait yang punya tanggung jawab untuk pemeliharaan jalan ini segera memperbaiki, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan dan arus lalu lintas normal.

Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu, lakalantas tabrakan dua sepeda motor terjadi di kawasan Bukit Lintang dan mengakibatkan seorang pengendara asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh bernama Rusli meninggal dunia.

Tabrakan itu terjadi karena si pengendara harus menghindari jalan berlubang, namun tiba-tiba ada pengendara motor dari arah berlawanan. (eko/lha)

Minimalisasi Kecelakaan

Warga Melawi, Agus, berharap kepada Pemprov Kalbar melalui instansi terkait agar segera memperbaiki jalan berlubang di sepanjang jalan, untuk meminimalisasi terjadinya lakalantas.

"Sudah sering terjadi kecelakaan di tempat yang sama. Tapi pihak Pemprov Kalbar melalui instansi terkait belum juga ada perbaikan jalan," keluhnya. (eko/lha)