Panji Harap Hubungan Pribadi Tak Boleh Rusak

Melawi

Editor elgiants Dibaca : 129

Panji Harap Hubungan Pribadi Tak Boleh Rusak
HALALBIHALAL - Pelaksanaan halalbihalal Pemkab Melawi bersama ormas dan undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Momen Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk saling bermaaf-maafan. Momen ini yang diharapkan bisa kembali merekatkan persatuan serta menghilangkan rasa kebencian.

Hal ini disampaikan Bupati Melawi, Panji, saat Halalbihalal Pemkab Melawi di Pendopo Rujab Bupati, Rabu (26/5). Halalbihalal ini, selain dihadiri sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Melawi, juga dihadiri ormas Islam serta anggota TNI.

"Bersama keluarga besar Pemkab Melawi dan undangan saya sampaikan permohonan maaf. Saya menekankan hal ini karena dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari, kita  tidak selalu sepaham dan memiliki sudut pandang yang sama," ujarnya.

Panji berharap dalam perjalanan sebuah proses, mekanisme serta harapan dalam pekerjaan, kerap membuat adanya perbedaan antara atasan dan bawahan. Namun ia meminta, agar persoalan pekerjaan ini hendaknya dipisahkan dari hubungan pribadi.

"Kita diharapkan bisa membedakan mana tugas kolektif dan mana hubungan pribadi yang tak boleh rusak satu sama lain. Kita memiliki akal sehat sebagai karunia besar dari Allah Swt. Kita harus bijak. Tujuan kita hadir tak terlepas dari fitrah kita sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Kita dimandatkan untuk memelihara meneruskan keagungan Tuhan itu sendiri," katanya.

Panji juga meminta pada para pegawai yang ada untuk merenungkan. Karena kerap kali muncul keluhan di medsos soal status atau unggahan yang menunjukkan kegundahan. 

"Lebih banyak yang bersungut-sungut daripada bersyukur. Jangan terlalu banyak mengeluh. Sebagian besar masyarakat kita tidak menerima apa-apa, tapi tetap tulus menjalankan hidup ini. Kita yang bekerja di bawah atap sering mengeluh, bahkan saling menghujat saling mencaci maki," ujarnya.

Panji pun berpesan, dalam halalbihalal ini agar dalam momen ini bisa saling meminta dan memberikan  maaf. Bukan berarti membenarkan yang  salah,tapi bagaimana mau memaafkan  orang yang sudah menyadari kesalahannya. 

"Soal pemilu kita sudah selesai, mari sama-sama berpikir untuk kembali membangun Melawi. Begitu juga untuk Pilpres, tak ada lagi kubu 01 atau 02, sekarang sudah 03, persatuan Indonesia," pesannya.

Sementara itu, Ketua PHBI Melawi, Aimolnija mengatakan, kegiatan halalbihalal menjadi rangkaian usai perayaan Idulfitri.  Seluruh masyarakat saling bermaaf-maafan. Halalbihalal juga menjadi kata pengganti silaturahmi.

"Mari membersihkan diri dari rasa benci dari sesama. Memunculkan kepedulian lagi pada umat manusia," ajaknya.

Halalbihalal ini juga diisi dengan  tausiah oleh Ustaz Ahmad Kahfi dari Sintang. Ahmad Kahfi berpesan agar Halalbihalal menjadi perekat persatuan umat mengingat kegiatan  ini menjadi salah  satu  bentuk keragaman di Indonesia. (eko susilo/shella)