Minggu, 15 Desember 2019


Panji Diisukan Segera Gelar Mutasi Pegawai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 473
Panji Diisukan Segera Gelar Mutasi Pegawai

MENYEMATKAN - Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono, menyematkan tanda peserta pada sejumlah pejabat yang mengikuti lelang jabatan untuk mengisi enam kursi kepala dinas maupun badan, beberapa waktu lalu.

NANGA PINOH, SP - Bupati Melawi, Panji, diisukan bakal melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Melawi dalam waktu dekat. 

Isu pelantikan pejabat ini sempat muncul setelah adanya permintaan Bupati agar para pejabat tak keluar kota dalam beberapa pekan ini.

Informasi awal adanya mutasi pejabat di seluruh tingkatan eselon ini, muncul setelah instruksi Bupati Panji saat apel Senin lalu pada seluruh pegawai. 

Dalam apel tersebut, ia meminta agar pejabat Melawi untuk tak keluar kota dalam waktu dekat karena adanya rencana pelantikan. Bahkan sempat beredar rencana mutasi pegawai dilakukan pada Jumat pekan ini.

Dalam wawancara dengan Panji beberapa waktu lalu, memang ada rencana Pemkab Melawi melakukan pelantikan pejabat. Apa lagi pada tahun ini, rotasi baru dilakukan pada tingkat pejabat eselon II saja.

"Proses mutasi ini menunggu selesainya lelang jabatan," katanya.

Hanya, lanjut Panji, pelantikan pejabat baru terutama hasil lelang jabatan, tidak akan dilakukan serentak. Mengingat ada beberapa pejabat yang belum memasuki masa pensiun. Pelantikan baru dilakukan setelah habis masa jabatan.

"Yang habis (masa jabatannya), mungkin nanti serentak dengan pelantikan eselon III dan IV. Tapi yang belum, akan menunggu pejabat tersebut pensiun," ungkapnya.

Beberapa dinas yang kini dijabat pelaksana tugas sendiri, yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Arpusda serta Sekretaris DPRD. Sedangkan jabatan yang juga dilelang namun masih menunggu kepala dinas tersebut pensiun, yakni kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pangan dan Perkebunan serta Satpol PP. (eko/lha)

Menyambut Baik

Rencana mutasi dan rotasi serta promosi jabatan ini pun disambut baik oleh Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen. Apa lagi proses mutasi ini dilakukan secara menyeluruh.

Kluisen meminta agar penempatan pejabat juga dilakukan berdasarkan kinerja. Ia menyarankan, yang bekerja bagus dipromosi, yang bekerja buruk diganti saja.

Menurut Kluisen, yang menjadi bagian terpenting menggelar mutasi adalah penempatan pejabat sesuai dengan keahlian serta bidang ilmu.

“Jadi, tidak asal menduduki jabatan. Pada akhirnya tidak mampu mengendalikan jabatan yang diamanahkan, membuat pelayanan di instansi itu akan jalan di tempat tanpa ada perubahan yang signifikan,” ujarnya.

Kluisen pun menilai pelantikan pejabat baru berkaitan pula dengan banyaknya posisi jabatan yang lowong. Seperti di DPRD Melawi, posisi Sekwan hingga Kabag sementara ini kosong. 

Ia berharap nantinya, Baperjakat dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam hal menempatkan para pejabat tersebut.

"Apa lagi para pegawai ini sudah mengikuti tes kompetensi. Sehingga dari hasil itu bisa diketahui bahwa orang ini lebih tepat berada di mana," sarannya. (eko/lha)