Pondasi Jembatan Tumbang Belasan Tahun

Melawi

Editor elgiants Dibaca : 82

Pondasi Jembatan Tumbang Belasan Tahun
TUMBANG - Pondasi Jembatan Sungai Ella yang telah tumbang sejak belasan tahun lalu. Warga berharap jembatan di daerah ini bisa dilanjutkan Pemkab Melawi. Ist
NANGA PINOH, SP – Bertahun-tahun sudah pondasi (abutment) Jembatan Sungai Ella tumbang akibat banjir bandang. Namun, beton pondasi jembatan ini tak kunjung diperbaiki, apalagi dibangun kembali. 

Wacana jembatan yang akan menjadi penghubung antardesa di Ella Hilir ini pun semakin tak jelas, kapan berlanjut.
 
Warga Kecamatan Ella Hilir pun berharap Pemkab Melawi ikut melanjutkan pembangunan Jembatan Sungai Ella. Seiring dengan langkah Pemkab Melawi yang saat ini tengah membangun tiga jembatan rangka baja tahun ini.  

Lebak, warga Ella mengungkapkan, pembangunan jembatan yang berada di Desa Nanga Kalan, Kecamatan Ella Hilir sebenarnya sudah pernah dimulai. Bahkan pondasi jembatan sudah pernah dibangun di era Bupati Suman Kurik.

“Namun sebelas tahun lalu, abutment ini tumbang karena banjir bandang. Dan sampai saat ini, belum ada tanda-tanda jembatan tersebut akan dilanjutkan kembali,” katanya.

Ia pun memohon ke Pemkab Melawi, agar jembatan ini bisa dibangun kembali. Karena fungsinya tak sekadar menghubungkan Nanga Kalan dengan ibu kota Melawi, tapi juga menjadi penghubung bagi sejumlah desa yang berada di dalam Sungai Ella.

“Padahal, sudah diusulkan pembangunan kembali, baik melalui DPRD Melawi maupun melalui pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada tanda – tanda dibangun,” ungkap Lebak.

Menurut Lebak, sejak pondasi jembatan itu rebah pada 2008 lalu, hingga memasuki 2019, warga belum mendapat kepastian kapan akan dibangun kembali.

“Kami berharap, perhatian Pemkab Melawi untuk membangun kembali fasilitas jembatan penyeberangan penting antardesa dan dusun itu,” harap Lebak. (eko/lha)

Tampung Aspirasi

Anggota DPRD Melawi, Mulyadi mengakui, beberapa tahun lalu memang aspirasi masyarakat Kecamatan Ella Hilir khususnya untuk pembangunan kembali jembatan itu sudah disampaikan ke DPRD Melawi.

Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya sudah menampung aspirasi itu, selanjutnya disampaikan ke pemerintah setempat, agar Pemkab Melawi membangun kembali jembatan, sebagai yang berwenang membangun.

“DPRD sudah menampung aspirasi masyarakat, kemudian kita sampaikan ke Pemkab Melawi. Soal dibangun kembali atau tidak itu menjadi tanggung jawab pemerintah yang memiliki anggaran,” paparnya.

Namun, legislator Partai Golkar itu meminta agar pondasi jembatan yang teah tumbang ini segera diperbaiki karena salah satu akses utama masyarakat di sana.

“Kami meminta dinas terkait untuk bergerak cepat agar aset Melawi ini tak lagi terbengkalai. Kita berharap bisa dibangun mulai tahun 2020 mendatang,” harapnya. (eko/lha)