Kamis, 19 September 2019


Panji Tinjau Jembatan Pinoh 2

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 187
Panji Tinjau Jembatan Pinoh 2

MENINJAU - Bupati Melawi, Panji, meninjau Jembatan Pinoh 2 yang saat ini sedang berjalan pembangunannya. Struktur Jembatan Pinoh 2 ditargetkan selesai pada September ini.

NANGA PINOH, SP - Pembangunan lanjutan Jembatan Sungai Pinoh 2 terus berjalan. Jembatan yang menghubungkan antardesa di Kecamatan Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat ini bahkan sudah mencapai 75 persen.

Bupati Melawi, Panji, meninjau pembangunan jembatan di Kota Baru, Kecamatan Tanah Pinoh, Kamis (22/8) didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Tanah Pinoh, dan Ketua Tim Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Sintang.

"Peninjauan ini dalam rangka monitoring pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Tanah Pinoh. Salah satunya yang dikerjakan adalah pembangunan Jembatan Sungai Pinoh 2," katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Panji berbincang langsung dengan pihak pelaksana pembangunan, yakni CV Andromeda bersama PPTK proyek pembangunan jembatan. Ia juga melihat langsung dua sisi abutment atau pondasi jembatan di sisi kanan dan kiri Sungai Pinoh. Jembatan ini didanai dari APBD Melawi dengan total kurang lebih Rp8 miliar.

"Kita ingin melihat sudah sejauh mana pelaksanaannya, kemudian kondisi di lapangan. Apa-apa yang mungkin menjadi kendala," ujarnya.

Dipaparkan Panji, dari pantauannya, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian pihak pelaksana. Di antaranya tebing sungai yang menjadi lokasi berdirinya pondasi bisa semakin tergerus arus sungai sedikit demi sedikit. Namun, hal itu sebenarnya bukan persoalan teknis bangunan jembatan, tapi lebih pada persoalan kondisi alam sekitar pondasi.

"Ada tanjung di situ, sehingga harus sedikit kita potong, sehingga air sungai bisa mengalir lurus dan tidak ada tekanan pada salah satu tebing tiang fender atau pondasi jembatan," katanya.

Sementara itu, terkait progres pembangunan, Panji merasa bersyukur karena kegiatan proyek berjalan lancar mengingat cuaca yang cukup mendukung. Pelaksanaan pembangunan juga diawasi dengan ketat baik oleh Dinas PUPR maupun TP4D sehingga diharapkan tak ada persoalan ke depannya.

"Saya cukup puas dengan kondisi yang ada, karena tinjauan kita dari sisi waktu dan masa kontrak mampu kita imbangi. Tinggal kita memikirkan untuk menyelesaikan selanjutnya," katanya.

Sementara pelaksana pembangunan Jembatan Sungai Pinoh 2, Salamsyah memaparkan, saat ini pekerjaan struktur yang masih dikerjakan yakni peninggian pondasi dua arah. Kemudian memasang tiang pilar di tengah sungai serta penimbunan pada masing-masing sisi jembatan. 

"Persentase jembatan kurang lebih sudah 75 persen. Karena sekarang tinggal menyelesaikan timbunan tanah dan mengecor tiang pondasi yang di tengah sungai. Begitu juga fender tinggal mengisi cor semen di dalam dan atasnya," terangnya.

Salamsyah mengungkapkan tak ada hambatan dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Pinoh 2 sejauh ini. Seluruh material juga siap tersedia di lokasi jembatan. Dikatakannya, kontrak pelaksanaan pembangunan struktur jembatan sebenarnya sampai Desember tahun ini, namun dengan kondisi yang ada, ditargetkan pekerjaan tersebut bisa selesai September mendatang. 

"Kita memang kejar pembangunan jembatan mumpung keadaan kemarau. Karena mengingat sungai ini arusnya besar saat pasang. Pekerja kita bekerja siang malam. Mengingat ponton tak bisa masuk ke dalam Sungai Pinoh," jelasnya. (eko/lha)

Apresiasi Pembangunan 

Tokoh masyarakat Kota Baru, Arbain, mengapresiasi berbagai pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Melawi di Kecamatan Tanah Pinoh. Termasuk di antaranya Jembatan Pinoh 2 yang tahun ini dilaksanakan.

"Masyarakat sudah sangat mengharapkan agar jembatan ini bisa segera selesai dan dapat digunakan. Apalagi pembangunan abutment sudah dimulai sejak 2008 lalu," katanya.

Arbain mengungkapkan, jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat baik Kecamatan Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat. Banyak desa yang terhambat akses transportasi karena ketiadaan jembatan yang bisa dilintasi roda empat. 

"Semoga juga dalam waktu tak lama, jembatan ini bisa selesai. Sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah kami," harapnya. (eko/lha)