Sabtu, 19 Oktober 2019


Firman Muntaco Kembali Maju di Pilkada Melawi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 274
Firman Muntaco Kembali Maju di Pilkada Melawi

MENDAFTAR - Firman Muntaco saat mendaftar ke PDI Perjuangan sebagai bakal calon bupati.

NANGA PINOH, SP – Bursa bakal calon kepala daerah yang akan bersaing dalam Pilkada Melawi tahun depan semakin semarak. Apalagi Bupati Melawi Periode 2010-2015, Firman Muntaco juga menjadi salah satu figur yang diprediksi akan maju sebagai Calon Bupati Melawi.

Bakal majunya Firman Muntaco, sudah terlihat sejak ia ikut mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati ke PDIP Melawi, Selasa (17/9) siang. 

Bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat serta beberapa tokoh politik Melawi, ia mengembalikan berkas penjaringan yang diterima langsung oleh Ketua DPC PDIP, Kluisen.

Ditemui usai penyerahan berkas, Firman Muntaco menerangkan keinginannya maju kembali dalam konstelasi politik di Melawi bukan karena ambisi untuk mengambil kekuasaan.

“Saya mendengar aspirasi masyarakat, di mana mereka dengan tulus meminta agar Firman maju kembali. Aspirasi ini bahkan disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama di Melawi,” ujarnya.

Firman melanjutkan, saat mendaftarkan diri ke PDIP, sejumlah simpatisan serta tokoh yang ikut mendampinginya tidak digerakkan olehnya, namun murni karena nurani dan keinginan agar ia maju sebagai calon bupati di Pilkada 2020 mendatang.

“Tidak ada gerakan karena uang bensin atau adanya pengerahan massa. Ini murni dan tulus dari mereka (simpatisan). Semua ini dilakukan untuk mengangkat kembali derajat Melawi. Kita akan menata kembali pondasi sehingga Melawi semakin jaya,” ucapnya.

Firman Muntaco juga menyatakan akan melakukan komunikasi politik dengan sejumlah parpol lainnya di Melawi. Mengingat PDIP baru memiliki empat kursi yang belum cukup untuk mengusung satu pasangan calon.

“PDI P juga perlu teman koalisi. Saya, walaupun sebagai mantan ketua Golkar, sekarang saya tidak dalam struktur. Mungkin nanti saya akan menyempatkan diri mendaftar ke Golkar, Gerindra, Hanura, termasuk juga ke PKB dan PPP,” katanya.

Soal siapa yang akan mendampingi dirinya maju di Pilkada Melawi 2020 mendatang, Firman mengaku belum mengetahuinya, walau memang banyak figur yang sudah dicoba diduetkan bersamanya.

“Saya akan kembali ke kawan-kawan koalisi. Juga ada tim kita sendiri yang akan mensurvei dan meminta kepada masyarakat, siapa yang layak bersama saya nantinya. Saya tidak ingin terulang lagi seperti masa lalu (Pilkada 2015). Saya menentukan sendiri dan tidak mempertimbangkan apa yang ada di dalam masyarakat,” ungkapnya.

PDIP pun masih membuka ruang bagi figur lain untuk mendaftar dalam proses penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Melawi. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Melawi, Kluisen mengungkapkan, masih ada beberapa figur yang akan mengembalikan berkas, baik dari internal partai maupun dari luar.

“Ada Pak Malin yang juga akan mengikuti penjaringan bakal calon sore ini. Nantinya seluruh figur yang mendaftar akan kita verifikasi dan pada 20 September berkas nama-nama bakal calon akan kita serahkan ke DPD dan dilanjutkan ke DPP,” ujarnya.

Kluisen menegaskan, figur yang diusung sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi dari DPP. Partai, kata dia, akan melakukan survei internal untuk melihat elektabilitas dan tingkat kepopuleran calon yang mendaftar. (eko/lha)