Senin, 14 Oktober 2019


Orang Tua Mesti Pahami Seribu HPK

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 71
Orang Tua Mesti Pahami Seribu HPK

SOSIALISASI - Foto bersama usai kegiatan sosialisasi Seribu HPK yang digelar KOMPAWI di Kecamatan Ella Hilir. Ist

Sosialisasi Seribu Hari Pertama Kehidupan dilakukan Koalisi Organisasi Masyarakat Peduli Anak Melawi (KOMPAWI) di Ella Hilir, kemarin.

Sosialisasi ini diharapkan meningkatkan pemahaman orang tua dan masyarakat tentang pentingnya merawat dan mendidik anak sejak hari pertama lahir hingga usia dua tahun.

Ketua Kompawi, Elisabeth Etarusni menuturkan, yang melatarbelakangi perlunya pendidikan keluarga pada seribu Hari Pertama Kelahiran (HPK) yakni adanya potensi stunting dan kurang gizi yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita atau bayi di bawah lima tahun.

Lebih lanjut Eta mengungkapkan, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran penting dalam pendidikan anak untuk mewujudkan generasi bangsa. Oleh sebab itu, kata Eta, Kompawi tetap berkomitmen mendukung terwujudnya Kabupaten Melawi menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Perkembangan anak dipengaruhi oleh pengasuhan yang diterapkan dalam keluarga. Anak mesti mendapat perhatian sejak dalam kehidupan di dalam kandungan ibu hingga dua tahun semenjak bayi lahir,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Ella Hilir, Syaripudin, saat membuka sosialisasi tersebut mengatakan, peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya merawat dan mendidik anak dari pertama lahir hingga usia dua tahun diperlukan sebagai upaya mencegah stunting.

"Hak anak bukan hanya menjadi perhatian dari orang tua semata, tapi juga diperlukan perhatian dan kepedulian dari pemerintah, pihak swasta, dan organisasi masyarakat," katanya.

Menurut Syaripudin, seribu HPK ini menjadi bagian dari 31 hak anak yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar bidang kesehatan anak, khususnya stunting

"Karena itu, menjadi harapan bersama agar kedepannya seluruh organisasi masyarakat, perwakilan desa dan individu bersama pemerintah dapat bekerja sama mendukung program nasional untuk pencegahan stunting secara umum sehingga SDM Indonesia bisa unggul dan maju," harapnya. (eko susilo/shella)