Senin, 09 Desember 2019


Camat Ella : Generasi Sehat Tanggung Jawab Bersama

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 67
Camat Ella : Generasi Sehat Tanggung Jawab Bersama

HKN - Ketua PKK Melawi, Astri Panji ikut hadir dalam peringatan HKN di Ella Hilir. Ist

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 diperingati oleh Kecamatan Ella Hilir, kemarin. Peringatan ini digelar untuk membangun kesadaran arti pentingnya membangun pola hidup sehat.

Kepala Puskesmas Ella Hilir, Laumida dalam peringatan tersebut mengatakan, HKN sendiri bertujuan mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat. 

"Peringatan HKN di Ella Hilir disambut dengan beragam rangkaian kegiatan pengobatan gratis bagi siswa-siswi SD dan SMP serta masyarakat dari 19 desa se-Kecamatan Ella Hilir," ujarnya.

Syaripudin, Camat Ella hilir mengatakan bahwa tanggungjawab terhadap generasi yang sehat dan berkualitas Indonesia unggul bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetap tanggung jawab kita semua baik dari pihak swasta dan masyarakat.

"Terutama yang dimulai dari kita sendiri untuk kepedulian dan kerja samanya dalam menangani perilaku hidup sehat tersebut," katanya.

Syaripudin melanjutkan, perilaku hidup sehat juga tidak terlepas dari dukungan pemerintahan desa, BPD, lembaga adat desa dan lembaga kemasyarakatan desa. Dukungan ini dapat berupa penganggaran baik untuk dana posyandu, kesling, PHBS, ODF serta dana stunting dari dana desa.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji yang hadir langsung dalam peringatan HKN di Ella Hilir mengatakan, jajarannya sangat mendukung sekali dengan kegiatan tersebut, di samping mengingatkan HKN sebagai bentuk kepedulian atau perhatian pemerintah kepada kesehatan masyarakat.

"Sebagaimana sesuai dengan tema generasi sehat indonesia unggul yang dimulai dari sehat milik kita, maka dipandang perlu perilaku hidup sehat terutama dalam hal Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM)," ujarnya. 

Astri Panji juga mengingatkan dalam peringatan HKN terkait pentingnya  pencegahan stunting karena sesuai dengan data Kemenkes, tingkat stunting di Indonesia cukup tinggi, berkisar antara 30-40 persen. Sedangkan standar WHO 20 persen.

"Oleh sebab itu, perlu keperdulian dan kerja sama kita," pungkasnya. (eko susilo/shella)