Jumat, 17 Januari 2020


Kaum Milenial Ikut Bersaing di Bursa Pilkada Melawi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 129
Kaum Milenial Ikut Bersaing di Bursa Pilkada Melawi

MENYERAHKAN - Rianto bersama rekan dan keluarga menyerahkan formulir pendaftaran ke Tim Penjaringan Gerindra Melawi, Kamis (14/11).

NANGA PINOH, SP – Beberapa tokoh sudah mulai terlihat mendaftar ke sejumlah partai politik untuk ikut bertarung dalam Pilkada Melawi 2020 mendatang. 

Sebagian besar memang merupakan tokoh yang sudah kenyang pengalaman dalam mengarungi dunia politik. Namun, nama yang satu ini tetap memberanikan diri untuk terjun dan bersaing dengan sejumlah tokoh lain yang lebih dahulu menyatakan maju di Pilkada Melawi.

 Rianto, menjadi satu tokoh muda Melawi yang akhirnya ikut memulai langkah politiknya maju sebagai bakal calon kontestan di Pilkada Melawi. 

Pemuda 30 tahun ini mengikuti proses penjaringan di beberapa partai, di antaranya dengan mendaftar di DPC Gerindra serta DPD PPP Melawi. Ia datang ke dua partai tersebut bersama keluarga dan relawan.

Rianto sendiri sebenarnya sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia politik. Pengalaman dua kali menjadi calon legislatif tingkat DPRD provinsi sudah dilewatinya.

Walau belum berhasil duduk, raihan suaranya cukup signifikan pada Pemilu 2019 lalu. Tertinggi di Melawi bila dibandingkan dengan sejumlah caleg DPRD Provinsi lainnya.

“Saya maju mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati pada Pilkada Melawi 2020. Tentunya saya membawa visi untuk untuk lebih meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Melawi,” ujarnya, ditemui usai mendaftar di Partai Gerindra, Kamis (14/11).

Rianto yang menjadi bagian kaum milenial Melawi tentunya berharap, ia bisa mewakili suara anak muda Melawi yang menginginkan perubahan lebih baik. Anak muda memiliki kekuatan dan juga semangat yang kuat serta kreativitas yang jauh lebih besar.

“Saya berharap, dengan pencalonan ini dapat menampung dan membawa aspirasi bagi kaum milenial guna memajukan Kabupaten Melawi, tentunya berharap dukungan partai dan masyarakat,” kata Pimpinan Cabang Satuan Relawan Indonesia Raya (PC Satria).

Setelah mendaftar di Gerindra dan PPP, lanjut Rianto, dirinya juga akan mendaftar di partai yang lain. Hal ini dilakukan agar peluangnya maju sebagai cawabup bisa tercapai.

“Komunikasi dengan sejumlah partai akan kita lakukan agar mau bersama mengusung saya nantinya, termasuk juga dengan sejumlah kandidat calon bupati,” katanya. (eko/lha)

Kader yang Memiliki Potensi

Pendaftaran Rianto di Gerindra diterima langsung oleh Sekretaris Tim Penjaringan Cabup Cawabup Partai Gerindra, Abang Heriyansyah serta Ketua DPC Partai Gerindra Melawi, Iif Usfayadi. 

Rianto menjadi orang ketiga yang mengembalikan formulir ke Gerindra setelah Mulyadi dan Dadi Sunarya.

Iif Usfayadi menerangkan, pengembalian formulir memang akan ditutup hingga 16 November mendatang. Sejumlah tokoh juga akan ikut mendaftar melalui Partai Gerindra.

“Kita buka seluas-luasnya. Termasuk dari internal juga kita akan dorong. Rianto adalah salah satu kader internal Gerindra yang memiliki potensi dan elektabilitas cukup baik,” katanya.

Usai pendaftaran, lanjut Iif, figur yang ikut dalam penjaringan Gerindra akan dilakukan survei untuk melihat elektabilitas serta tingkat kepopuleran.

“Gerindra sendiri nantinya tak masalah akan berkoalisi dengan siapa pun. Walau memang prinsipnya Gerindra mengutamakan kader. Hanya, kader tentu harus punya elektabilitas bagus,” jelasnya. (eko/lha)