Rabu, 11 Desember 2019


Panji Apresiasi Masyarakat Desa Bemban Permai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 55
Panji Apresiasi Masyarakat Desa Bemban Permai

PENYAMBUTAN - Bupati Melawi, Panji, saat tiba di Desa Bemban Permai dalam acara Deklarasi ODF, pekan lalu. IST

NANGA PINOH, SP – Walau belum mencapai 10 persen dari total desa di Melawi, jumlah desa yang telah mendeklarasikan bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) terus bertambah. 

Satu desa di Ella Hilir, yakni Bemban Permai, menyusul setelah ikut mendeklarasikan diri sebagai desa ODF.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes Melawi), Gunadi Linoh mengungkapkan, baru sepuluh desa yang telah mendeklarasikan sebagai desa ODF. Satu desa dari Kecamatan Ella Hilir, yakni Bemban Permain menjadi tambahan baru desa di Melawi yang sudah mendeklarasikan sebagai desa ODF.

“Kalau dari 19 desa se-Ella Hilir yang sudah Deklarasi ODF, Desa Bemban Permai urutan keempat setelah Nyangau, Desa Kahiya, dan Desa Nanga Kalan,” terangnya, baru-baru ini.

Gunadi menerangkan, tujuan Deklarasi ODF adalah untuk memberikan apresiasi dan pengakuan atas usaha masyarakat agar dapat terus menjaga desanya tetap bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Selain itu, juga untuk mengajak masyarakat untuk melanjutkan melakukan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat melalui lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terdiri dari tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan, mencuci tangan pakai sabun. 

“Termasuk mengelola air minum dan makanan yang aman, mengelola sampah dengan benar, mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman, serta memotivasi desa yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Melawi, Panji saat menghadiri deklarasi ODF di Desa Bemban Permai, beberapa waktu lalu, mengapresiasi lembaga kemasyarakat desa serta khusus masyarakat Desa Bemban Permai yang telah bertekad, berkomitmen mengubah peradaban dari kebiasaan BAB di sembarangan tempat baik di sungai, di ladang, di batang kayu, dan di semak-semak atau kebiasaan yang lama, ke kebiasaan yang baru atau modern

“Memang tidak semudah membalik telapak tangan untuk mengubah perilaku yang sudah lama terbiasa BAB sembarangan tempat. Tapi kebiasaan tersebut bisa menjadi penyebaran penyakit, sehingga kita menjadi tidak sehat bahkan juga dapat mengakibatkan kita bisa mengalami stunting,” katanya.

Panji mengatakan, dalam hal ini sangat diperlukan suatu pembinaan dan sosialisasi, memberikan pemahaman bahwa perilaku hidup sehat sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, terutama dalam rangka pencegahan stunting.

“Dengan ODF Desa Bemban Permai, mudah-mudah dapat memberikan motivasi kepada desa-desa lainnya se-Kecamatan Ella Hilir untuk melakukan setop buang air besar sembarangan, demi untuk perilaku hidup sehat,” harapnya. (eko/lha)

Motivasi Desa Lain

Camat Ella Hilir, Syaripudin, berharap bertambahnya desa ODF di kecamatannya dapat memberikan motivasi serta semangat kepada desa-desa lainnya untuk dapat melaksanakan deklarasi ODF, terutama bagi desa yang masa jabatan kadesnya yang akan berakhir pada Januari 2020.

“Karena desa ODF juga dapat menciptakan generasi yang sehat dan SDM desa yang berkualitas,” ujarnya. (eko/lha)